Larangan Merokok di Malaysia, 335 Orang Kena Denda Rp314,48 Juta

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Internasional · 27 Jun 2022 22:34 WIB

Larangan Merokok di Malaysia, 335 Orang Kena Denda Rp314,48 Juta


 Larangan Merokok di Malaysia, 335 Orang Kena Denda Rp314,48 Juta Perbesar

Bogordaily.net – Malaysia kini semakin ketat dengan aturan larangan merokok. Sabtu 25 Juni 2022 malam Kementerian Kesehatan Malaysia (MOH) menggelar operasi terpadu terkait Perarturan Pengendalian Produk Tembakau tersebut.

Hasilnya, 335 masyarakat mendapat ‘surat tilang’ (compound notice) saat operasi digelar di 263 lokasi di Kuala Lumpur. Nilai denda 335 surat itu sebesar 93.350 ringgit Malaysia (RM) atau setara Rp 314,48 juta yang dijatuhkan kepada individu maupun pemilik tempat atas pelanggaran larangan merokok.

Direktur Divisi Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Malaysia Dr Norhayati Rusli mengatakan ‘compound notice’ tersebut diberikan kepada pihak yang melanggar Peraturan Pengendalian Produk Tembakau 2004.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 284 surat diberikan kepada individu yang merokok di area terlarang, kemudian 28 pemberitahuan kepada pemilik tempat karena gagal memastikan tidak ada aktivitas merokok di lokasinya.

“Selain itu, 14 ‘compound notice’ juga dikeluarkan terhadap pemilik tempat karena tidak menampilkan tanda larangan merokok, tujuh pemberitahuan melibatkan larangan merokok pada anak di bawah umur, dan dua sisanya terhadap pemilik tempat karena tidak menampilkan tanda larangan merokok untuk anak di bawah umur dan tanpa peringatan kesehatan bergambar,” kata Norhayati.

Operasi terpadu yang berlangsung sekitar lima jam mulai pukul 18.00 waktu setempat itu melibatkan 220 anggota dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Perdagangan Dalam Negeri dan Urusan Konsumen (MDTCA), Kepolisian Kerajaan Malaysia, Departemen Bea Cukai, dan Balai Kota Kuala Lumpur (DBKL).

Sementara itu, dalam operasi tersebut, Departemen Bea Cukai menyita sejumlah rokok yang diyakini telah diselundupkan ke dalam negeri, sedangkan MDTCA menyita 147 bungkus rokok berdasarkan Pasal 5 Trade Description Act 2011.

Selain itu, DBKL juga menerbitkan dua surat pemberitahuan untuk pelanggaran yang melibatkan penggunaan tenaga kerja asing tanpa izin kerja yang sah, dan satu surat pemberitahuan untuk menjalankan usaha tanpa izin. [ANTARA]

sumber: suara.com

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Total 41 Orang Tewas, Israel-Palestina Gencatan Senjata

8 Agustus 2022 - 12:32 WIB

Covid-19 Melonjak, Kota Sanya China Lakukan Lockdown

8 Agustus 2022 - 11:30 WIB

sanya

Akibat Kekeringan, Susu Akan Langka di Prancis Selama Musim Dingin

8 Agustus 2022 - 10:40 WIB

susu

Pemimpin Jihad Islam Palestina Kedua Tewas di Gaza

8 Agustus 2022 - 08:09 WIB

jihad islam palestina

Korban Tewas Serangan Israel di Jalur Gaza Bertambah Jadi 29 Orang

7 Agustus 2022 - 14:53 WIB

Israel Serang Jalur Gaza, 24 Orang Tewas Termasuk Anak-Anak

7 Agustus 2022 - 08:44 WIB

Trending di Internasional