NATO Sudah Siapkan Pasokan Senjata Untuk Ukraina

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Internasional · 19 Jun 2022 20:01 WIB

NATO Sudah Siapkan Pasokan Senjata Untuk Ukraina


 Seorang pria membersihkan puing-puing di sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan militer Rusia di Jalan Koshytsa, Kyiv, Ukraina, Jumat (25/2/20220). [Daniel LEAL / AFP via suara.com] Perbesar

Seorang pria membersihkan puing-puing di sebuah bangunan tempat tinggal yang rusak akibat serangan militer Rusia di Jalan Koshytsa, Kyiv, Ukraina, Jumat (25/2/20220). [Daniel LEAL / AFP via suara.com]

Bogordaily.net – Pasokan senjata untuk Ukraina sudah disiapkan. NATO (North Atlantic Treaty Organization) atau Pakta Pertahanan Atlantik Utara akan menyokong senjata untuk Ukraina selama perang yang menerpa negara itu masih terjadi.

Perang Ukraina vs Rusia itu diprediksi akan berlangsung lama dan berjilid-jilid. Oleh sebab itulah NATO sudah bersiap memberikan sokongan senjatanya.

“Perang di Ukraina bisa berlangsung bertahun-tahun,” kata kepala aliansi militer NATO Jens Stoltenberg, Minggu 19 Juni 2022.

Stoltenberg menyatakan, pasokan persenjataan akan memperkuat peluang pasukan Ukraina untuk membebaskan Donbas di Ukraina timur dari kendali Rusia.

“Kita harus siap melihat kenyataan bahwa ini bisa berlangsung bertahun-tahun. Kita jangan sampai menyerah dalam menyokong Ukraina,” kata Stoltenberg, seperti dikutip surat kabar Jerman itu.

“Bahkan walaupun biayanya mahal, tidak hanya untuk memberikan dukungan militer tetapi juga karena peningkatan harga energi dan pangan,” ujarnya.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, yang pada Jumat 17 Juni 2022 berkunjung ke Kiev, juga memperingatkan soal perang yang kemungkinan berlangsung lama di Ukraina.

Dengan demikian, tulis Johnson di kolom opini surat kabar Sunday Times, perlu dipastikan bahwa “Ukraina mendapatkan persenjataan, peralatan, amunisi, serta pelatihan yang lebih cepat dibandingkan dengan penyerbunya.”

Ketika berbicara kepada pers pada Sabtu 18 Juni 2022, Johnson menekankan jangan sampai ada “kejenuhan terhadap Ukraina”.

Sementara pasukan Rusia “bergerak maju seinci demi seinci,” para sekutu harus menunjukkan dukungan kepada Ukraina untuk jangka panjang, ujarnya.

Ukraina pada Jumat mendapat dorongan kuat ketika Komisi Eropa merekomendasikan status sebagai kandidat anggota EU bagi Ukraina.

Negara-negara Uni Eropa diperkirakan akan mengesahkan keputusan soal keanggotaan Ukraina itu pada pertemuan puncak para pemimpin mereka pekan ini.

Dengan pengesahan tersebut, Ukraina akan berada di jalur untuk mewujudkan harapannya menjadi anggota Uni Eropa –kendati proses keanggotaan bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Sebelum diserbu oleh Rusia pada 24 Februari, harapan seperti itu bisa dikatakan berada di luar jangkauan Ukraina. (Antara)

Sumber: suara.com

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Politikus Australia, Paulin Hanson Hina Bali Banyak Kotoran Sapi

8 Agustus 2022 - 20:45 WIB

bali kotoran sapi

Total 41 Orang Tewas, Israel-Palestina Gencatan Senjata

8 Agustus 2022 - 12:32 WIB

Covid-19 Melonjak, Kota Sanya China Lakukan Lockdown

8 Agustus 2022 - 11:30 WIB

sanya

Akibat Kekeringan, Susu Akan Langka di Prancis Selama Musim Dingin

8 Agustus 2022 - 10:40 WIB

susu

Pemimpin Jihad Islam Palestina Kedua Tewas di Gaza

8 Agustus 2022 - 08:09 WIB

jihad islam palestina

Korban Tewas Serangan Israel di Jalur Gaza Bertambah Jadi 29 Orang

7 Agustus 2022 - 14:53 WIB

Trending di Internasional