Nurrohman, Pemuda Desa dari Yogja yang Kelola Puluhan Server Luar Negeri

Menu

Mode Gelap
Sekolah SMPN 16 Kota Bogor Digondol Maling, Kerugian Capai Rp 15 juta Siap-siap, Uji Coba Kelas BPJS Kesehatan Dihapus Besok Diisukan Hamil Anak Jay Park, Ini Tanggapan Jessi SuaraPemerintah.ID dan TRAS N CO Indonesia Berikan Penghargaan Istimewa untuk BPR Korea Utara Beberkan AS-Korsel-Jepang Mulai Membentuk “NATO Versi Asia”

Tokoh · 23 Jun 2022 15:55 WIB

Nurrohman, Pemuda Desa dari Yogja yang Kelola Puluhan Server Luar Negeri


 Nurrohman, Pemuda Desa dari Yogja yang Kelola Puluhan Server Luar Negeri Perbesar

Bogordaily.net – Banyak jalan menuju Roma. Itu yang dilakukan Nurrohman. Tak menyangka dia bisa jadi seorang profesional yang mengelola server luar negeri.

Nurrohman berusia 33 tahun, seorang pemuda asal Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Pemuda tersebut merupakan warga Kelurahan Banyuroto, Kapanewon Nanggulan, Kulon Progo.

Dia kini adalah pengelola puluhan server di luar negeri.

Nurrohman bertanggung jawab untuk mengelola sekitar 50 hingga 70 server yang berada di luar negeri. Pekerjaan Nurrohman ini bisa ia lakukan di rumah saja.

Karier Nurrohman

Mulanya, Nurrohman bekerja sebagai seorang freelancer. Pada awal-awal dia bekerja, Nurrohman menerima pesanan untuk mengelola server saat ada event-event tertentu saja.

Untuk penghasilan yang ia dapatkan di awal-awal ia bekerja, Nurrohman bisa mendapatkan uang sebesar SGD 100 atau setara dengan Rp 1 juta.

Berdasarkan ungkapan Nurrohman, pemuda asal Kulon Progo tersebut awalnya sulit mendapatkan pekerjaan tersebut, karena pada saat itu ia harus berjuang dengan orang-orang India yang memiliki skill lebih darinya.

Nurrohman juga sempat tidak percaya diri karena ia bekerja secara otodidak tanpa pelatihan khusus. Nurrohman kemudian tidak menyerah dan terus menggeluti skill dan kemampuan yang ia punya dalam bidang tersebut.

Seiring berjalannya waktu, Nurrohman akhirnya mendapatkan kontrak dari sebuah perusahaan di Singapura. Oleh karenanya, sejak saat itu Nurrohman bisa mendapatkan penghasilan yang tetap dari kontrak tersebut.

Kabarnya, Nurrohman mendapatkan kontrak tersebut di tahun 2018 di Singapura dengan penghasilan sekitar SGD 350.

Meskipun memiliki penghasilan yang cukup. Nurrohman sendiri mengaku kerap kali disangka sebagai seorang yang tidak memiliki pekerjaan. Nurrohman memilih pekerjaan tersebut karena ia merasa tidak memiliki pendidikan yang cukup tinggi.

Nurrohman mengaku tidak begitu punya harapan yang tinggi bekerja di Tanah Air, mengingat kebanyakan perusahaan lebih mementingkan ijazah. Oleh karenanya, ia mencoba peruntungan di luar negeri, karena di luar negeri tidak begitu memperhatikan ijazah, tetapi kemampuan dan skill para pelamar kerja.

Alasan yang kerap kali menjadikan dirinya disebut sebagai seorang pengangguran adalah karena ia menekuni pekerjaan ini di rumahnya, sehingga membuat dirinya jarang ke luar rumah. ***

Sumber : suara.com

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Mengenang Kiprah Tjahjo Kumolo, Aktifis Tulen dari Surakarta

1 Juli 2022 - 15:52 WIB

Tjahjo Kumolo meninggal

Profil Jordi Amat, Calon Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia yang Tuai Pro Kontra

1 Juli 2022 - 11:00 WIB

Profil Jordi Amat

Profil Ferdinand Marcos Jr, Presiden Filipina yang Baru Dilantik

1 Juli 2022 - 07:31 WIB

Heboh Muhidin Mohamad Said Wakil Ketua Banggar DPR Terjatuh saat Rapat Paripurna, Siapa Dia?

30 Juni 2022 - 19:01 WIB

Kisah David Steward, Anak Pemulung yang Jadi Salah Satu Orang Terkaya di Dunia

30 Juni 2022 - 09:40 WIB

Sosok DJ Joice, Mantan Model Kelahiran Bogor yang Tersandung Kasus Narkoba

29 Juni 2022 - 05:51 WIB

Trending di Tokoh