9 Perusahaan Startup PHK Masal Karyawan, No 4 Ngga Disangka-sangka

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa, BMKG: Terjadi di Kepulauan Talaud Sulut dan China Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 30 Januari 2023 Jadwal Layanan SIM Keliling di Kota Bogor, Senin 30 Januari 2023 Prakiraan Cuaca Kota Bogor Hari Ini Senin, 30 Januari 2023 Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023

Ekonomi · 2 Jun 2022 19:27 WIB

9 Perusahaan Startup PHK Masal Karyawan, No 4 Ngga Disangka-sangka


 Ilustrasi startup. (Shutterstock/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi startup. (Shutterstock/Suara.com/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – 9 Perusahaan Startup PHK Masal Karyawan. Perusahaan yang berbasis teknologi ini juga rupanya merasakan juga dampak pandemi Covid-19 jelas meruntuhkan ekonomi di berbagai negara termasuk di Indonesia.

Tidak hanya itu banyak startup terdampak dari pandemi, yang akhirnya melakukan PHK bahkan tutup. Perusahaan Startup PHK masal karyawan itu sudah terjadi saat pandemi menyebar. Laman layoffs.fyi menyediakan laporan startup mana saja yang melakukan pemangkasan jumlah karyawan.

Di laman tersebut tersedia data perusahaan yang melakukan PHK selama dua tahun terakhir di Indonesia, dengan kasus terbaru adalah layanan edu-tech Zenius.

Jenis startup yang tertimpa masalah itu juga beragam. Ada yang sudah mendapatkan pendanaan seri A dan B, serta di antaranya terdapat nama-nama beken seperti Gojek, Akulaku, dan Traveloka.

Kebanyakan perusahaan yang ada dalam daftar tersebut melakukan pemangkasan karyawan pada pertengahan tahun 2020 lalu. Artinya tak lama setelah pandemi hadir di tanah air.

Berikut daftar startup yang melakukan PHK pada karyawannya atau tutup selama pandemi berlangsung di Indonesia, dikutip Selasa (31 Mei 2022:

1. Zenius

Layoff dilakukan pada 24 Mei 2022 dengan jumlah pegawai yang terdampak 200 orang.

2. Zomato
Pemangkasan karyawan di layanan informasi makanan ini pada 20 Oktober 2022. Tidak dijelaskan berapa banyak pegawai yang terkena PHK.

3. Sorabel
Sorabel tercatat menutup layanan e-commerce fesyen pada 23 Juli 2020.

4. Gojek
Perusahaan ini memberhentikan 430 orang karyawannya pada 23 Juni 2020. Jumlah tersebut sekitar 9% dari total jumlah pegawainya saat itu.

5. Airy Rooms
Airy Rooms diketahui juga menutup layanannya setelah Indonesia diterpa pandemi. Dilaporkan hal itu terjadi pada 5 Juli 2020 lalu.

Pada 22 April 2020, startup di sektor akomodasi itu juga memangkas 70% pegawainya.

6. Stoqo
Startup yang memasok bahan makanan ini memutuskan gulung tikar, dan memangkas 250 orang, pada 25 April 2020.

7. Akulaku
Startup di bidang finance ini tercatat melakukan PHK pada 15 April 2020, dengan jumlah 100 orang.

8. SweetEscape
Startup bidang fotografi travel memangkas 30% pegawainya dan ini terjadi pada 15 April 2020 lalu.

9. Traveloka
Perusahaan di sektor travel ini juga melakukan PHK di awal pandemi. Tercatat pada 3 April 2020 dengan merumahkan 100 orang.

Sumber: Cnbcindonesia.com

Artikel ini telah dibaca 300 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Jd Id Bangkrut, Ini Kata Bosnya!

30 January 2023 - 17:51 WIB

Jd Id Bangkrut, Ini Kata Bosnya!

BRI Journalist Bootcamp 2023, Wujud Kolaborasi Tebarkan Social Value “Memberi Makna Indonesia”

30 January 2023 - 15:47 WIB

BRI Journalist Bootcamp 2023.

Harga Emas Antam Hari Ini, Senin 30 Januari 2023

30 January 2023 - 09:08 WIB

Harga Emas Antam Senin

KUR BRI 2023 Kapan Dibuka Lagi? Berikut Jadwal Serta Syarat Lengkap Pinjaman

29 January 2023 - 15:25 WIB

KUR BRI 2023 kapan dibuka

Dirut BRI Beberkan 6 Faktor Penentu Keberlanjutan Industri Perbankan Indonesia

29 January 2023 - 11:02 WIB

Dirut BRI Sunarso

Segini Harga Pasang CCTV di Aneka Komputer Bogor

28 January 2023 - 20:19 WIB

Harga CCTV Bogor
Trending di Ekonomi