Polresta Bogor Kota Menciduk Pelaku Penganiayaan Remaja di Sempur

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Kota Bogor · 29 Jun 2022 13:45 WIB

Polresta Bogor Kota Menciduk Pelaku Penganiayaan Remaja di Kawasan Sempur


 Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat Konferensi Pers terkait Penganiayaan Remaja di Kawasan Sempur. (Ibnu/Bogordaily.net) Perbesar

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat Konferensi Pers terkait Penganiayaan Remaja di Kawasan Sempur. (Ibnu/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pasca viralnya video yang memperlihatkan seorang remaja putri berinisial PC (14) menjadi korban penganiayaan oleh kelompoknya bernama “All Empang” di kawasan Sempur, jajaran Polresta Bogor Kota berhasil menciduk para pelaku sebanyak lima orang.

“Sejak video penganiayaan di kawasan Sempur itu viral, kami telah melakukan penyelidikan untuk mencari tempat dan para pelaku juga korban. Pada hari Senin, 27 Juni 2022 kemarin telah datang seorang ibu Siti Hanani selaku orang tua dari korban PC (14) melaporkan kejadian tersebut,” ucap Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro saat konferensi pers di Mako Polresta Bogor Kota pada Rabu 29 Juni 2022.

Susatyo mengatakan, peristiwa terjadi pada Minggu, 26 Juni 2022 sekitar pukul 14.00 WIB berlokasi di kawasan Sempur tepatnya di dekat lorong dari kebun raya menuju ke Lapangan Sempur. Di lokasi, kata Susatyo, memang kondisinya tidak terlihat dari jalan raya.

“Kami telah mengamankan sebanyak 5 orang pelaku diantaranya SL (17) putus sekolah warga Cijeruk Kabupaten Bogor, JR (12) pelajar kelas 8 warga Cikaret, DS (14) putus sekolah warga Mulyaharja, CC (14) pelajar baru lulus SMP dan PT (14) pelajar kelas 9 warga Pasir Jaya,” ungkapnya.

Adapun kronologis kejadian, Susatyo membeberkan, bahwa sekitar tiga pekan lalu, terjadi perselisihan diantara mereka (kelompok All Empang, red) yang beranggota sekitar 17 orang.

Lanjut Susatyo, dalam perselisihan di All Empang ini, kedua tersangka yaitu SL dan JR dituduh telah menjadi faktor pemicu perselisihan dengan anggota lain. Padahal kedua pelaku tersebut tidak melakukan dan akhirnya menuduh korbanlah yang terlibat dalam perselisihan tersebut.

“Beberapa kali pelaku ingin mengklarifikasi kepada korban sudah 3 kali dan terakhir pada Minggu, 26 Juni 2022 hingga terjadilah perundungan atau penganiayaan bersama,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, orang tua korban langsung membuat laporan polisi di Polresta Bogor Kota.

“Setelah mendapat laporan polisi, kami melakukan tindakan dengan memeriksa korban dan mengumpulkan bukti-bukti termasuk visum,” jelasnya.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap korban dan mengumpulkan bukti-bukti, tambah Susatyo, pihaknya telah memeriksa empat orang saksi salah satunya NT, yang memvideokan hingga memviralkan atau meng-upload di media sosialnya.

“Kami telah menyita handphone dan juga termasuk akun dan juga pakaian yang digunakan para pelakunya,” ungkapnya.*

(Ibnu Galansa Montazery)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Peduli Pendidikan, BSI Adakan Program ‘BSI Goes To School’

8 Agustus 2022 - 19:12 WIB

Goes to school

Jelang Hari Kemerdekaan, Sertu Rohatna S Hadiri Persiapan Kegiatan Bersama Warga

8 Agustus 2022 - 16:10 WIB

Sertu Asmadi Lakukan Giat Rapat Bahas Stunting Bersama DPPKB Kota Bogor

8 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Sambut HUT RI ke-77, Karang Taruna Kota Bogor Gelar Rangkaian di Tingkat Kelurahan hingga Kecamatan

8 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Peltu Tamjid Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Wilayah Binaan

8 Agustus 2022 - 13:18 WIB

Dosen UIKA Bogor Ikuti Workshop Pemutakhiran dan Sinkronisasi Data pada Sinta dan Garuda

8 Agustus 2022 - 12:41 WIB

Trending di Kota Bogor