Pulau Rubiah, Tempat Karantina Calhaj di Masa Kolonial Kini Jadi Destinasi Wisata

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Wisata ยท 14 Jun 2022 20:02 WIB

Pulau Rubiah, Tempat Karantina Calhaj di Masa Kolonial Kini Jadi Destinasi Wisata


 Potret Pulau Rubiah Perbesar

Potret Pulau Rubiah

Bogordaily.net – Mungkin cerita ini tidak banyak yang tahu. Pulau Rubiah. Pulau pertama yang dijadikan lokasi karantina para jemaah haji Indonesia di masa kolonial dulu dan kini jadi destinasi wisata.

Pulau itu kini jadi salah satu destinasi wisata. Letaknya di Pulau ini, Sabang, Aceh, pusat karantina haji ini terletak di gedung yang berada di tengah-tengah pulau Rubiah, Sabang.

Lokasinya berada sekitar 150 meter dari dermaga Pulau ini yang juga merupakan surga snorkling bagi para wisatawan.

Seperti apa potret Pulau Rubiah tersebut? Berikut fakta-fakta unik pulau yang kini menjadi pusat karantina jemaah haji pertama di Indonesia.

1. Pusat Sejarah Perhajian di Tanah Air

Pada awal pembangunannya, terdapat beberapa gedung yang dibangun di atas lahan seluas 10 hektar pada Pulau Rubiah. Namun, kabarnya saat ini hanya tersisa dua bangunan tua saja yang kini sudah tidak terawat, dan sisa bangunan yang lain telah lapuk oleh usia serta telah melewati berbagai fenomena.

Namun, meskipun kondisi gedung tersebut sudah tidak terawat, bangunan tua tersebut masih menyimpan berbagai bukti sejarah mengenai perhajian dan penerapan karantina di tanah air pada zaman Hindia Belanda.

Oleh karenanya, karantina haji bukan istilah baru di Indonesia.

2. Menjadi Sejarah Karantina Haji di Indonesia

Melihat dari sejarah, di masa Hindia Belanda, para jemaah haji yang hendak berangkat dan pulang dari Makkah akan menetap terlebih dulu di pusat karantina selama kurang lebih 1 bulan.

Dari beberapa referensi disebutkan, terdapat dua lokasi karantina haji pada masa tersebut, yaitu Rubiah dan Pulau Onrust, Kepulauan Seribu yang saat ini masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Pulau Rubiah tersebut menjadi pusat karantina bagi para jemaah haji Aceh dan daerah lainnya yang ada di Sumatera. Sedangkan Onrust, menampung para jemaah haji yang berasal dari pulau Jawa.

3. Tempat Karantina Haji Pertama di Indonesia dan Termewah Pada Masanya

Pulau Rubiah yang berada di Sabang, Aceh ini merupakan tempat karantina haji pertama yang ada di Indonesia dan juga menjadi pusat karantina termewah pada masanya. Bangunan haji di bagian ujung barat Indonesia tersebut sudah berdiri sejak masa kolonial Belanda di tahun 1920 silam.

Pada masanya, pusat karantina tersebut menyediakan berbagai fasilitas lengkap seperti penginapan, rumah sakit, laundry, kamar mandi dan juga dilengkapi dengan listrik.

Gedung karantina haji tersebut juga merupakan tempat transit bagi para jemaah haji yang hendak berangkat ke tanah suci melalui jalur laut. Para jemaah haji pada masa itu akan menginap terlebih dulu di pulau Rubiah, sebelum nantinya akan diantar dengan kapal menuju kapal yang besar yang akan mengantar para jemaah haji ke Tanah Suci Mekkah.

Sumber: Suara.com

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tips Wisata ke Tempat Baru, Salah Satunya Jangan Sembarangan Memotret!

8 Agustus 2022 - 09:34 WIB

Menginap di Dedary Resort, Penginapan di Ubud Pemenang Travelers Choice Award 2022

7 Agustus 2022 - 21:59 WIB

Bukan Hanya Dieng Tempat Wisata di Wonosobo, Ada Green Canyon Hingga Candi

7 Agustus 2022 - 20:42 WIB

Wisata Sejarah di Bandung, Cocok Dikunjungi saat Peringatan HUT RI

7 Agustus 2022 - 09:31 WIB

Taman Nasional Gunung Halimun Salak Adakan Pemilihan Duta Tanahalisa 2022

6 Agustus 2022 - 13:30 WIB

Melongok Peninggalan Sejarah Para Pahlawan di Museum Perjuangan Bogor

5 Agustus 2022 - 13:00 WIB

Trending di Wisata