Puluhan Imigran Tewas di Dalam Truk, Polisi Texas Tangkap Sopir

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Internasional · 30 Jun 2022 11:30 WIB

Puluhan Imigran Tewas di Dalam Truk, Polisi Texas Tangkap Sopir


 Puluhan imigran ditemukan tewas di di dalam truk di Texas Amerika Serikat. (AP Photo/Eric Gay/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Puluhan imigran ditemukan tewas di di dalam truk di Texas Amerika Serikat. (AP Photo/Eric Gay/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Polisi mengungkap kematian puluhan imigran di dalam sebuah truk di Texas, Amerika Serikat. Seorang sopir truk yang membawa puluhan orang tewas karena kepanasan itu pun ditetapkan sebagai tersangka. Sebelumnya, ia berpura-pura menjadi korban sebelum ditangkap karena tuduhan menyelundupkan migran hingga menyebabkan kematian.

Homero Zamorano Jr (45) yang merupakan warga Texas itu ditangkap pada Senin di dekat TKP setelah dirinya berpura-pura menjadi salah satu korban dari peristiwa tragis yang menewaskan 53 migran tersebut. Peristiwa yang sangat tragis itu menjadi tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah perdagangan manusia di Amerika Serikat. Sopir truk tersebut akan menghadapi hukuman penjara maksimal seumur hidup jika terbukti bersalah. Bisa saja ada kemungkinan hukuman mati menurut Departemen Kehakiman AS.

Christian Martinez (28) juga menjadi tersangka lain yang ditahan dalam insiden tersebut. Ia ditangkap pada Selasa lalu dan dituduh melakukan konspirasi untuk mengangkut migran secara tidak sah yang menyebabkan kematian. Dilansir Suara.com dari Antara, Jaksa federal mengatakan Martinez terlibat dalam peristiwa tragis itu setelah komunikasinya dengan Zamorano ditemukan oleh penyelidik yang memeriksa ponsel Zamorano.

Truk trailer yang dipenuhi migran dari Meksiko, Guatemala, Honduras dan El Salvador itu ditemukan terlantar pada Senin di sebuah kawasan industri yang terpencil dekat jalan tol di pingiran San Antonio, Texas, sekitar 250 km dari perbatasan AS-Meksiko. Suhu udara di daerah itu pada saat kejadian mencapai 39,4 derajat Celcius. Pihak berwenang yang dipanggil ke lokasi kejadian tidak menemukan adanya persediaan air atau alat pengatur suhu di dalam kontainer.

Para petugas mengatakan pintu belakang kontainer terbuka dan mereka melihat adanya tumpukan mayat di dalamnya. Bahkan banyak di antaranya terasa panas saat disentuh. Beberapa korban ditemukan tergeletak di atas tanah di sekitar truk. Belum jelas bagaimana pintu kontainer itu bisa terbuka. Pada Selasa, dua pria warga Meksiko ditetapkan jadi tersangka oleh pengadilan federal AS alam kasus tersebut. Mereka dituduh sebagai pendatang gelap yang membawa senjata api.

Pihak berwenang mengatakan keduanya, Juan Francisco D’Luna-Bilbao dan Juan Claudio D’Luna-Mendez, ditangkap saat meninggalkan sebuah kediaman di San Antonio yang menjadi alamat dari pemilik truk trailer itu. Sebelumnya diberitakan sebanyak 44 imigran ditemukan tewas di dalam kendaraan semi-truk di San Antonio, Texas, Amerika Serikat. Anggota Dewan Kota San Antonio, Adriana Rocha Garcia, mengatakan 16 imigran lainnya yang selamat telah dibawa ke rumah sakit. Sebanyak 3 di antara 16 imigran dalam kondisi stabil.

Truk tersebut ditemukan terbengkalai di sebelah rel kerata api di daerah terpencil pinggiran selatan San Antonio menurut laporkan televisi lokal, KSAT San Antonio. Gubernur Negara Bagian Texas, Greg Abbott, menganggap peristiwa ini menjadi insiden penyelundupan manusia paling mematikan baru-baru ini di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard memprediksi puluhan imigran yang tewas di Amerika Serikat itu tewas lemas lantaran kehabisan napas.***

Artikel ini telah dibaca 3.800 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Benda Termahal di Dunia, Melebihi Bom Nuklir

15 Agustus 2022 - 14:29 WIB

Kebakaran Hebat Tejadi di Gereja Koptik Mesir, 41 Orang Tewas

15 Agustus 2022 - 10:11 WIB

Dor! Satu Bus di Kota Tua Yerusalem Ditembaki Teroris

15 Agustus 2022 - 09:39 WIB

Bus Yerusalem

Kabar Baik, Sekolah di Shanghai Segera Buka Kembali

15 Agustus 2022 - 09:04 WIB

Sekolah di Shanghai

Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak

15 Agustus 2022 - 07:49 WIB

gereja di mesir

Mencekam! Perang Antar Genk di Meksiko Meluas, Belasan Orang Tewas

14 Agustus 2022 - 20:28 WIB

Geng Narkoba
Trending di Internasional