Siap-siap, Uji Coba Kelas BPJS Kesehatan Dihapus Besok

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Nasional · 30 Jun 2022 17:30 WIB

Siap-siap, Uji Coba Kelas BPJS Kesehatan Dihapus Besok


 BPJS Kesehatan. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

BPJS Kesehatan. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Uji coba pemberlakukan peghapusan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) 1, 2 dan 3 BPJS Kesehatan akan dimulai besok, Jumat 1 Juli 2022.

Uji coba tersebut akan digelar di lima ruma sakit (RS) milik pemerintahan.

“Berdasarkan koordinasi dengan DJSN dan Kemenkes, bahwa Juli adalah uji coba penerapan KRIS di 5 rumah sakit pemerintah saja,” kata Pps Kepala Humas BPJS Kesehatan Arif Budiman, dikutip dari Detik, Kamis 30 Juni 2022.

Arif mengatakan, sekitar 2.800 rumah sakit di seluruh Indonesia melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurutnya, secara umum pelayanan untuk peserta JKN di rumah sakit masih berlangsung seperti sedia kala

Adapun uji coba ini bertujuan melihat kesiapan rumah sakit dalam menerapkan 9-12 kriteria KRIS yang sudah ditetapkan. Dalam hal ini ada beberapa standar khusus yang sudah ditentukan.

“Misal ketersediaan tempat tidur maksimal empat dalam satu ruangan, standar ketersediaan tenaga kesehatan, standar suhu ruangan, dan sebagainya,” sambung Arif.

Menurutnya hal ini demi meningkatkan standar pelayanan, keamanan, hingga kenyamanan para peserta.

Terkait isu perubahan iuran, Arif menjawab saat ini tidak ada wacana tersebut. Skema dan besaran iuran kelas BPJS masih sama dengan ketentuan sebelumnya.

Mengacu kepada Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, besaran iuran ditentukan berdasarkan jenis kepesertaan setiap peserta dalam program JKN.

Bagi masyarakat miskin dan tidak mampu yang terdaftar sebagai Peserta PBI, iurannya sebesar Rp 42.000 dibayarkan oleh Pemerintah Pusat dengan kontribusi Pemerintah Daerah sesuai kekuatan fiskal tiap daerah.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Karyawannya Diancam UU ITE, Alfamart Tunjuk Hotman Paris jadi Kuasa Hukum

15 Agustus 2022 - 13:06 WIB

Alfamart Hotman Paris

Tekan Biaya Operasi, Pabrik Semen di Kalsel Beralih ke Listrik PLN

15 Agustus 2022 - 10:43 WIB

pabrik semen

Bergenre Misteri, Ini Sinopsis Drama China “Checkmate”

15 Agustus 2022 - 10:29 WIB

Checkmate

Kenali 4 Dampak Negatif Terlalu Oversharing

15 Agustus 2022 - 10:04 WIB

overhsharing

Kejagung Siapkan 30 Jaksa Untuk Mengawal Kasus Pembunuhan Brigadir J

15 Agustus 2022 - 09:27 WIB

SBY Tak Ikut Upacara Kemerdekaan di Istana

15 Agustus 2022 - 08:53 WIB

Upacara Kemerdekaan
Trending di Nasional