Tradisi Sekte Aghori, Makan Mayat hingga Setubuhi Wanita Menstruasi

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Travelling · 3 Jun 2022 11:51 WIB

Tradisi Sekte Aghori, Makan Mayat hingga Setubuhi Wanita Menstruasi


 Orang Aghori saat berada di sekitar tempat pembakaran mayat. (Getty Images/BBC/Bogordaily.net) Perbesar

Orang Aghori saat berada di sekitar tempat pembakaran mayat. (Getty Images/BBC/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Sebuah tradisi di India dikenal cukup ekstrem. Ya, Tradisi Sekte Aghori yang ada di India bahkan sampai makan mayat. Praktik kanibalisme ini dilakukan untuk mendapatkan tingkat spritualitas dan meraih kekuatan supernatural. Tak hanya itu berikut deretan tradisi aneh lainnya yang dilansir Okezone.com dari laman qrius.

Di antara kepercayaan-kepercayaan yang ada di India menciptakan berbagai kultus dan praktik dalam subdivisi atau sub kelompok. Setiap sub kelompok memiliki kepercayaan, ritual, dewa, yang mengatur cara hidup mereka sendiri.

Salah satu kultus yang paling ditakuti sekaligus dihormati adalah Aghori sadhus. Para penyembah dewa Siwa dan Dewi Kali ini dikaitkan dengan ritual pasca-kematian dan kegiatan kremasi. Cara hidup mereka dan praktik keagamaan para sadhu ini sering dianggap buruk dalam usaha untuk mendapatkan tingkat spiritualitas yang lebih tinggi.

Gaya hidup sadhu yang aneh telah membuat masyarakat umum semakin bingung dan ketakutan. Para sadhu ini juga memiliki motif untuk praktik mereka, yang dalam banyak hal, tidak sesuai dengan kepercayaan umat Hindu lainnya. Mereka percaya bahwa Siwa adalah segalanya dan segalanya adalah Siwa; bahwa setiap Tuhan lain hanyalah manifestasi dari Tuhan Yang Esa.

Mereka utamanya menyembah Bhairava: Bentuk Siwa yang terkait dengan kematian. Banyak penyimpangan ritual pemujaan Hindu di luar standar seperti mencari pencerahan dan peningkatan spiritual dan tidak mempraktikkan penyembahan berhala, sebaliknya mengandalkan meditasi dan kombinasi alkohol dan ganja untuk melatih konsentrasi yang lebih besar.

Mereka mengklaim bahwa penggunaan narkoba membawa mereka ke ‘tingkat spiritual’ yang berbeda, yaitu satu langkah lebih dekat kepada Tuhan. Aghori hidup di pinggiran masyarakat dan memilih untuk bertempat tinggal dengan kondisi cuaca ekstrim, seperti gurun, gua, pegunungan di Himalaya.

Di kota-kota suci seperti Varanasi, yang merupakan titik pusat upacara suci, mereka tinggal di kuburan. Mereka memilih untuk hidup dekat dengan orang mati.

Aghori sadhus dikenal karena praktik aneh seperti praktek melakukan tindakan seksual dengan menyetubuhi wanita yang sedang menstruasi di tengah kuburan dan mengolesi abu manusia di sekujur tubuh mereka.

Semua ritual ini dilakukan hanya dengan satu tujuan, yakni konon memeluk apa yang dianggap masyarakat ‘kotor’ untuk mencapai tingkat spiritual Tuhan dan memberi para sadhus ini kekuatan gaib, yang memungkinkan mereka mempraktikkan ilmu hitam.

Kabar lain tentang Aghoris adalah kanibalisme. Mereka diketahui memancing mayat dari badan air dan memakan daging manusia. Konon mereka meyakini bahwa ini memberi mereka spiritualitas dan kekuatan supernatural. Mereka juga dikenal karena penggunaan alkohol dan obat-obatan rekreasional seperti ganja dan mariyuana.

Disisi lain, Aghori menjalani kehidupan yang cukup sederhana dan lugas, terlepas dari praktik abnormal mereka. Jika seorang Aghori sadhu membawa kebencian dalam dirinya, dia akan memakan apa yang dia benci. Jika dia merasa kejam, dia akan berlatih meditasi untuk belajar melepaskan kekerasan itu.

Aghoris juga dikenal karena praktik pengobatannya. Proses penyembuhan mereka terdiri dari pemurnian. Banyak orang datang ke sadhus ini untuk mengobati penyakit. Pasien-pasien ini percaya bahwa Aghoris dapat mengobati mereka dengan mentransfer kesehatan ke tubuh. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

4 Tips Memesan Hotel Sebelum Staycation, No. 1 Wajib Dicek

9 Agustus 2022 - 14:22 WIB

Travelling, Wisata Sekaligus Kulineran di Panorama Tabek Patah yang Mempesona

8 Agustus 2022 - 23:01 WIB

5 Daftar Gunung Tertinggi di Indonesia, Ada Rinjani Didalamnya

6 Agustus 2022 - 10:35 WIB

gunung tertinggi

Wajib Tahu! 3 Hal Penting Sebelum Rafting!

5 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Travelling ke Sumenep, Menuju Desa Wisata dengan Empu Keris Terbanyak di Dunia

4 Agustus 2022 - 15:05 WIB

Mendaki Gunung Rinjani Sambil Berburu Momen HUT RI

1 Agustus 2022 - 10:51 WIB

Trending di Travelling