Wednesday, 9 April 2025
HomeKota BogorTujuh Sapi di Kota Bogor Kena Gejala PMK, RPH Terpadu Bubulak Ditutup

Tujuh Sapi di Kota Bogor Kena Gejala PMK, RPH Terpadu Bubulak Ditutup

Bogordaily.net–  Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Terpadu di Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, , ditutup selama 14 hari kedepan. Penutupan RPH Bubulak dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku () terhadap hewan potong lantaran sudah ada 7 ekor sapi dari Jawa Tengah yang terjangkit gejala .

“Sejak tanggal 3 Juni 2022, saya mendapat laporan dari unit RPH bahwa ada 7 ekor sapi yang terjangkit gejala klinis . Oleh karena itu, mulai hari ini RPH ditutup sementara,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Anas S. Rasmana saat ditemui awak media, Senin, 6 Juni 2022.

Anas menegaskan, berdasarkan update dari DKPP Jawa Barat (Jabar) statusnya masih nol terkait penyebaran dari 26 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat.

“Meskipun 7 ekor ini gejala klinis , tetapi belum ada hewan yang positif secara resmi. Jadi masih belum ada di Kota Bogor. Dan hasilnya setelah penanganan, 4 ekor sudah sembuh dan 3 ekor lainnya sedang pemulihan,” jelasnya.

Kemudian kata Anas, meski RPH ditutup, tetapi pelayanan pemotongan hewan masih berjalan.

Ia mengaku, 7 sapi yang terjangkit gejala klinis telah diisolasi dan dipisahkan dengan hewan sapi yang memang kondisinya masih sehat.

“Selain penutupan RPH terpadu, konsentrasi kami tetap pada kesehatan kondisi sapi seperti pemberian vitamin hingga pengecekan suhu secara berkala,” pungkasnya.

Di sisi lain, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor melalui bidang Peternakan juga terus memonitoring para pedagang hewan kurban yang berada di pinggir jalan menjelang perayaan Idul Adha tahun 2022.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor Anizar mengatakan, pihak telah membentuk tim monitoring di setiap kecamatan se-Kota Bogor. Tim ini setiap hari bergerak untuk meninjau dan melakukan pemeriksaan hewan kurban. (Ibnu Galansa Montazery)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here