Blinken dan Lavrov Komunikasi, Bahas Pembebasan Tawanan

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Internasional · 30 Jul 2022 21:01 WIB

Blinken dan Lavrov Komunikasi, Bahas Pembebasan Tawanan


 Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. (The times of Israel/Bogordaily.net) Perbesar

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov. (The times of Israel/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina, Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov berbicara dengan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada Jumat, 29 Juli 2022 waktu setempat.

Pembicaraan ini adalah inisiatif dari Washington untuk membahas pembebasan tawanan Paul Whelan dan Brittney Griner.

Kementerian Luar Negeri Rusia yang mengkonfirmasi percakapan tersebut mengatakan kedua menteri pertama-tama membahas kesepakatan ekspor gandum Ukraina, yang ditandatangani di Turki pekan lalu, dan potensi pertukaran tahanan antara kedua negara.

Sebelumnya menelepon Lavrov, di hari yang sama, Blinken mengatakan pada konferensi pers bahwa dia akan melakukan pembicaraan secara langsung dan jujur ​​​​dengan menteri Rusia, seperti dilaporkan RT.

Ia juga mengatakan telah menekan Kremlin untuk menerima proposal substansial yang diajukan AS untuk pembebasan tawanan Paul Whelan dan Brittney Griner.

Bintang bola basket Brittney Griner dan mantan Marinir AS Paul Whelan saat ini keduanya berada dalam tahanan Rusia. Griner ditangkap atas tuduhan penyelundupan narkoba, dan Whelan dipenjara karena spionase.

CNN melaporkan sebelumnya bahwa mereka dapat ditukar dengan pedagang senjata Rusia Viktor Bout, yang dijatuhi hukuman 25 tahun penjara oleh pengadilan federal Manhattan pada tahun 2012, atas tuduhan memberikan bantuan kepada organisasi teroris yang ditunjuk AS dan berkonspirasi untuk membunuh warga negara AS.

Moskow belum mengkonfirmasi menerima proposal khusus tentang masalah ini dari AS dan sebaliknya mengatakan Lavrov mendesak AS untuk “kembali ke dialog profesional dalam bentuk ‘diplomasi diam-diam’ tanpa spekulasi.”

Menteri juga mengatakan, bahwa pengiriman senjata Barat terus menerus ke Kiev hanya akan memperpanjang konflik yang sedang berlangsung di Ukraina dan menyebabkan penderitaan manusia lebih lanjut.

“Pasukan Rusia di Ukraina secara ketat mengikuti norma-norma hukum internasional,” kata Lavrov, seraya menambahkan bahwa Rusia juga melakukan “upaya sistemik” untuk membantu orang-orang yang tinggal di wilayah di bawah kendalinya kembali ke kehidupan normal.

Percakapan kedua menteri terjadi setelah diplomat AS mengatakan mereka telah berulang kali meminta panggilan telepon antara Lavrov dan Blinken untuk membahas potensi pertukaran tahanan.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Pengumuman Putin: Rusia Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

1 Oktober 2022 - 08:18 WIB

Dituduh Lecehkan Anak-anak, Vatikan Jatuhkan Sanksi untuk Uskup Belo

30 September 2022 - 18:42 WIB

Tok! Thailand Legalkan Aborsi di Usia Kehamilan 20 Minggu

30 September 2022 - 17:31 WIB

Thailand legalkan Aborsi

Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

30 September 2022 - 17:26 WIB

Koin Raja Charles III

Ngeri! Bom Meledak saat Siswa di Afghanistan Ujian, 19 Orang Tewas

30 September 2022 - 15:41 WIB

Meja Bundar Jadi Saksi, PBB Bahas Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Rusia

30 September 2022 - 11:14 WIB

Pipa Gas Nord Stream
Trending di Internasional