Bogordaily.net – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta menerapkan hukuman bagi pembuang sampah sembarangan di spot Citayam Fashion Week, Dukuh Atas, Jakarta Pusat.
Fenomena Citayam Fashion Week di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat berdampak pada banyaknya sampah. Kini, sampah di kawasan itu mencapai 1,5 ton dalam satu hari.
Plt Kasudin Lingkungan Hidup Jakarta Pusat Edy Mulyanto mengatakan, peningkatan volume sampah terjadi karena membludaknya remaja melakukan kegiatan Citayam Fashion Week.
“Sampah rata-rata sehari sampai 2,5 meter kubik atau hampir 1,5 ton dengan dua lokasi Tanah Abang dan Menteng,” kata Edy dikutip dari RMOL, Jumat, 29 Juli 2022.
Selain itu, Edy menyebutkan, terjadi pelanggaran lainnya yang mengikuti CFW. Salah satunya pelanggaran membuang sampah sembarangan.
Kata dia, pihaknya akan menerapkan hukuman bagi pembuang sampah sembarangan di Citayam Fashion Week.
Hukuman yang diberikan mulai dari teguran sebagai upaya persuasif hingga sanksi penyapuan jalan dan berkeliling menggunakan rompi yang bertuliskan jenis pelanggaran yang dilakukan agar bisa memberikan efek jera bagi pelaku.
“Penindakan masyarakat yang buang sampah sembarangan, kami lakukan dengan sanksi penyapuan dengan menggunakan rompi. Yang bertulis ‘Kami pelanggar Perda Nomor 3 tahun 2013′,” kata Edy Mulyanto.
Menurut Edy, hukuman disiplin menggunakan rompi dengan tulisan isi pelanggaran yang telah diperbuatnya akan memberikan efek malu kepada masyarakat.
“Itu mendorong rasa malu karena di situ banyak warga yang lalu lalang. Jadi sementara ini memang belum diterapkan sanksi denda. Mudah-mudahan mereka bisa diberikan edukasi,” ujarnya.
Lebih lanjut Edy menjelaskan, para pelanggar terdiri dari sejumlah anak-anak remaja. Pihaknya juga masih melakukan upaya persuasif.
“Semakin ke sini memang semakin banyak orang melakukan aktivitas di situ (Dukuh Atas). Tentunya, pasti sampah semakin banyak karena orang semakin tidak terkendali,” ucapnya.
Sementara untuk membersihkan sisa makanan di kawasan Dukuh Atas, Sudin LH Jakarta Pusat akan menunggu hingga kegiatan fashion show itu selesai dan bubar.
“Sudin LH Jakpus menempatkan anak buah sampai 3 kali shift di lokasi. Setelah absen pagi, mereka langsung ke kawasan Dukuh Atas di wilayah Tanah Abang dan Menteng,” ucapnya.***
(Riyaldi Suhud)