Gedung Parlemen Libya Digeruduk Massa, Tuntut Kinerja Pemerintah

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 2 Jul 2022 10:10 WIB

Gedung Parlemen Libya Digeruduk Massa, Tuntut Kinerja Pemerintah


 Massa di Gedung Parlemen Libya. (Alinea/Bogordaily.net) Perbesar

Massa di Gedung Parlemen Libya. (Alinea/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Gedung parlemen Libya di kota Timur Tobruk digeruduk pengunjuk rasa pada hari Jumat malam, 1 Juli 2022 waktu setempat, di mana para pendemo memaksa masuk ke dalam gedung Parlemen.

Saksi mata di tempat kejadian mengatakan para pengunjuk rasa melakukan pembakaran di depan gedung. Mereka mengekspresikan kemarahan terhadap partai-partai politik Libya yang bertikai.

Beberapa saluran televisi mengatakan bahwa pengunjuk rasa telah berhasil menembus gedung dan melakukan tindakan vandalisme, sementara outlet media menunjukkan gambar kolom asap hitam tebal yang datang dari perimeternya saat pengunjuk rasa muda yang marah membakar ban.

“Pasukan keamanan yang melindungi parlemen mundur dari lokasi,” kata saksi mata, seperti dikutip dari RMOL, Sabtu 2 Juli 2022.

Demonstrasi Jumat yang digelar atas kegagalan pemerintah itu melanda Tobruk, Benghazi, dan beberapa kota kecil di Libya.

Libya berada dalam kekacauan sejak pemberontakan yang didukung NATO pada 2011 yang menggulingkan Muammar Gaddafi. Pada 2014, negara itu terpecah antara faksi timur dan barat yang bertikai sebelum proses perdamaian yang dimulai pada 2020 mencoba menyatukan negara itu kembali.

Namun, setelah pemilihan yang dijadwalkan dihentikan pada bulan Desember, parlemen yang berbasis di timur mengatakan pemerintah persatuan sementara Abdulhamid al-Dbeibah telah berakhir dan menunjuk Fathi Bashagha untuk menggantikannya.

Parlemen Libya, atau Dewan Perwakilan Rakyat, telah berbasis di Tobruk, ratusan kilometer sebelah timur ibu kota Tripoli, sejak perpecahan timur-barat pada tahun 2014 menyusul revolusi yang menggulingkan Muammar Gaddafi tiga tahun sebelumnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Paspor Baru Tanpa Kolom Tanda Tangan, Jerman Tolak WNI

13 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Google Luncurkan Situs untuk Bantu Anak Belajar Membaca

12 Agustus 2022 - 12:35 WIB

belajar membaca
Trending di Internasional