Indonesia Ogah Tiru Aturan Ketat Haji Malaysia, Ini Alasannya

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Haji 2022 · 31 Jul 2022 10:39 WIB

Indonesia Ogah Tiru Aturan Ketat Haji Malaysia, Ini Alasannya


 Ilustrasi ibadah haji saat wukuf di Arafah. (Pixabay/Konevi/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi ibadah haji saat wukuf di Arafah. (Pixabay/Konevi/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Malaysia memiliki aturan ketat untuk jamaah haji yang berangkat ke Tanah Suci. Kementerian Agama RI pun mengisyaratkan tidak akan mengikuti jejak Malaysia menerapkan aturan ketat untuk penyelenggaraan ibadah haji.

Selama musim haji tahun ini, hanya satu jamaah haji Malaysia yang wafat di Tanah Suci. Hal ini tidak terlepas dari aturan ketat pemerintah Malaysia dalam memberangkatkan jamaah, baik dari segi usia, maupun dari kriteria-kriteria lainnya.

“Kami mendorong inklusivitas penyelenggaraan haji. Kami sadar ada 5,2 juta orang menunggu. Kami ingin proporsional,” kata Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief usai rapat evaluasi Haji 2022 di Kantor Urusan Haji (KUH), Jeddah, sebagaimana dilansir Suara.com.

Hilman menyebut, pihaknya sudah mematuhi peraturan yang ditentukan Pemerintah Arab Saudi, salah satunya pembatasan usia 65 tahun untuk jemaah haji. Namun, kata dia, tidak bijak jika pihaknya menentukan banyak kriteria ketika situasi sudah normal tahun depan.

“Karena ada orang yang sudah berhak dan sudah belasan tahun menunggu. Kami hanya memfasilitasi,” lanjutnya.

Hilman akan melakukan koordinasi khusus dan meminta masukan dari Kementerian Kesehatan terkait langkah terbaik untuk musim haji tahun depan yang diprediksi akan kembali dengan kuota normal.

“Ada 750 ribuan (calon jemaah) lansia di Indonesia yang harus kami fasilitasi secara proporsional. Jangan sampai ibadah haji sesuatu yang eksklusif. Kecuali ada faktor-faktor yang terkait dengaan protokol kesehatan yang sudah ditentukan secara internasional, termasuk Saudi,” jelasnya.

Pemerintah Arab Saudi sejatinya ingin memberikan kelonggaran, salah satunya soal batasan usia untuk jemaah. “Kami tinggal menunggu pengumuman resmi saja akan seperti apa. Jadi kami tidak bisa terlalu membatasi,” tegas Hilman.

Seperti diketahui, Malaysia memiliki aturan ketat untuk memberangkatkan jamaah hajinya ke Tanah Suci. Imbasnya, antrean masa tunggu untuk jemaah di Malaysia bisa menyentuh angka 141 tahun. Jika kuota 50 persen, bahkan bisa sampai 300 tahun.

Selain itu, Malaysia juga memiliki aturan ketat seperti melarang penderita penyakit tertentu berangkat haji. Bahkan obesitas atau kegemukan juga menjadi salah satu syarat yang pantang dilanggar.***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Operasional Haji 2022 Berakhir, Total 89 Jamaah Wafat

13 Agustus 2022 - 15:17 WIB

Selamat! Arab Saudi Beri Penghargaan ke Indonesia Atas Layanan Haji

12 Agustus 2022 - 10:36 WIB

Menilik Jabal Rahmah, Salah Satu Tempat yang Didatangi Jamaah Haji

11 Agustus 2022 - 13:42 WIB

Sudah 81.612 Jamaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air

10 Agustus 2022 - 09:10 WIB

Update! Sudah 78.369 Jamaah Haji Tiba di Indonesia

9 Agustus 2022 - 10:25 WIB

Badai Pasir di Madinah, Ini Pesan Buat Jamaah Haji Indonesia

8 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Trending di Haji 2022