Penjualan Sapi Tetap Stabil di Tengah Wabah PMK

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Kabupaten Bogor · 4 Jul 2022 18:29 WIB

Jelang Idul Adha, Penjualan Sapi Tetap Stabil di Tengah Wabah PMK


 Lapak Pedagang Sapi di Kabupaten Bogor. (Albin/Bogordaily.net) Perbesar

Lapak Pedagang Sapi di Kabupaten Bogor. (Albin/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ditengah merabaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa hewan khususnya sapi, membuat harga sapi yang dijual untuk Hari Raya IdulAdha 1443 Hijriyah tetap stabil.

Hal itu, diakui oleh salah satu pedagang Sapi di Kabupaten Bogor, Susilowati saat berbincang dengan Bogordaily.net, Senin, 4 Juli 2022.

Menurutnya hal itu terjadi karena jumlah pedagang hewan ternak mengalami penurunan, sedangkan jumlah pembeli mengalami kenaikan dibandingkan IdulAdha tahun sebelumnya.

“Kalau penurunan pembelian pasti ada, tapi kalau untuk saya saat ini malah naik, meningkat dibandingkan tahun lalu” ucapnya.

Banyaknya pedagan dan pembeli ditempat lain mengalami penurunan, ternyata tidak berpengaruh terhadap lapak jualan milik dirinya ini.

“Dikarenakan pembeli menurun, tapi pedagang juga menurun, jadi imbang, kalau saya Alhamdulillah tetep stabil, ” jelasnya.

Sementara, penurunan jumlah pedagang ini terjadi karena beberapa hal, salah satunya karena adanya wabah PMK, dan dirinya mengatakan bahwa sapi yang dijual di tempat nya, sudah di cek kesehatannya oleh dinas kesehatan.

“Kalau sapi di saya alhamdulillah sebelum pengiriman dari jawa sudah di cek langsung sama dinas kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor sebelum IdulAdha akan bentuk satgas penanggulangan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak di Kabupaten Bogor.

Menjelang H-10 Idul Adha, Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, satgas penanggulangan PMK akan lebih dimasifkan untuk mengawasi masuknya hewan ternak sapi ke Kabupaten Bogor.

“Untuk memeriksa seluruh Kabupaten Bogor untuk lalu-lalang masuknya ternak itu. Dan ternak itu sementara yang terkontaminasi adalah sapi, dan perlu disampaikan juga virus ini, tidak menular ke manusia ya, jadi aman untuk manusia,” tambahnya.

Bahkan untuk mengoptimalkan tugas dari satgas penanggulangan PMK, sudah disediakan sebanyak tujuh posko yang tersebar di enam wilayah.

“Barat, timur, utara, selatan, tengah. Kemaren kan satgas dari Diskanak dengan Dokter hewan, tapi ini kita melihat sekala kan, makannya nantinya dibentuk satgas penanggulangan PMK,” jelasnya.*

(Albin Pandita)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Komisi 3 DPRD Kabupaten Bogor, Sidak Proyek Peningkatan Jalan Cikeas-Bojong Nangka

10 Agustus 2022 - 15:31 WIB

Jalan Cikeas-Bojong Nangka

TP-PKK Kabupaten Bogor Kembali Turun Ke Desa Lakukan Monev Lomba

10 Agustus 2022 - 07:09 WIB

monev

Plt. Bupati Bogor Serahkan Asuransi AUTP, KUR, dan RJIT Kepada Petani di Cariu

10 Agustus 2022 - 05:51 WIB

AUTP

Soal Kesaksian di Kasus Ade Yasin, Pengamat: Ihsan Diduga Korban Pemerasan BPK

9 Agustus 2022 - 19:24 WIB

Bis MGI Terbakar di Tol Ciawi, Ini Penjelasan Damkar

9 Agustus 2022 - 19:19 WIB

Bus terbakar

Menjunjung Nilai Spiritual di Seren Taun Kasepuhan Malasari

9 Agustus 2022 - 14:25 WIB

Trending di Kabupaten Bogor