KemenKopUKM Gencarkan Pengembangan Kapasitas Pelaku Usaha Mikro Sektor Perikanan

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Ekonomi · 5 Jul 2022 22:07 WIB

KemenKopUKM Gencarkan Pengembangan Kapasitas Pelaku Usaha Mikro Sektor Perikanan


 Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan pelatihan vocational bagi usaha mikro sektor perikanan atau peternakan di Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur, Selasa, 5 Juli 2022. (Humas Kementerian Koperasi dan UKM/Bogordaily.net) Perbesar

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan pelatihan vocational bagi usaha mikro sektor perikanan atau peternakan di Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur, Selasa, 5 Juli 2022. (Humas Kementerian Koperasi dan UKM/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) terus menggencarkan pengembangan kapasitas dan kemampuan pelaku usaha mikro melalui kegiatan pelatihan vocational salah satunya pada sektor perikanan.

Asisten Deputi Kapasitas Usaha Mikro Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Hariyanto mengatakan pengembangan sektor perikanan menjadi kebutuhan prioritas di Indonesia karena berkaitan langsung dengan kebutuhan manusia. Hal ini dikarenakan Indonesia memiliki potensi pada sektor perikanan yang cukup kuat khususnya di Kabupaten Pamekasan Jawa Timur.

“Kabupaten Pamekasan memiliki _supply_ ikan hasil tangkapan, budidaya, dan produk olahan perikanan yang cukup besar,” kata Hariyanto saat membuka acara Pelatihan Vocational Bagi Usaha Mikro Sektor Perikanan/Peternakan di Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur, Selasa, 5 Juli 2022.

Berdasarkan potensi yang ada, pengolahan produk-produk makanan berbahan dasar ikan menjadi peluang usaha yang menguntungkan. Prospek yang bagus ini disebabkan karena permintaan yang semakin tinggi di pasaran, tetapi belum diimbangi dengan meningkatnya hasil produksi serta desain kemasan produk yang kurang menarik.

Hal inilah yang membuat peluang usaha di sektor perikanan semakin besar. Oleh karena itu, pengembangan kapasitas pelaku usaha mikro perlu ditingkatkan. Pelatihan diikuti oleh 30 pelaku usaha mikro di Kabupaten Pamekasan yang bergerak pada sektor perikanan.

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan pelatihan vocational bagi usaha mikro sektor perikanan atau peternakan di Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur, Selasa, 5 Juli 2022. (Humas Kementerian Koperasi dan UKM/Bogordaily.net)

“Pelatihan vocational bagi usaha mikro sektor perikanan bertujuan untuk mendorong dan memotivasi pelaku usaha mikro khususnya sektor perikanan serta dapat memperluas pasar mereka melalui online,” tegas Hariyanto.

Mereka diharapkan dapat tumbuh dan berkembang kembali dalam meningkatkan produktivitas usahanya di masa Pandemi Covid-19. Selanjutnya KemenKopUKM terus berupaya melakukan transformasi dari informal ke formal salah satunya dari sisi perizinan melalui penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB).

Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melakukan pelatihan vocational bagi usaha mikro sektor perikanan atau peternakan di Kabupaten Pamekasan Provinsi Jawa Timur, Selasa, 5 Juli 2022. (Humas Kementerian Koperasi dan UKM/Bogordaily.net)

“Dengan memiliki NIB, pelaku usaha akan dipermudah untuk mengakses BPUM dan KUR,” ucapnya.

Lebih lanjut, Hariyanto berharap ilmu yang didapat melalui pelatihan vocational yang diselenggarakan oleh KemenKopUKM dan berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan UKM ini dapat diterapkan pelaku usaha mikro yang berada di Kabupaten Pamekasan dalam mengembangkan usahanya.

Pada kesempatan yang sama Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Totok Hartono menyampaikan salah satu prioritas Kabupaten Pamekasan pada sektor Usaha Kecil dan Menengah adalah menciptakan 10 ribu wirausaha pemula.

“Oleh karena itu, kami mengapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM yang telah menyelenggarakan kegiatan vocational untuk pelaku usaha mikro di Kabupaten Pamekasan yang bergerak di sektor perikanan,” ucap Totok.

Totok menambahkan tentunya kegiatan pelatihan ini sangat membantu masyarakat khususnya untuk pelaku UMKM di Kabupaten Pamekasan.

“Pelatihan ini menjadi wujud nyata pemerintah telah hadir untuk meningkatkan SDM pelaku UMKM,” tegasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Transformasi Digital Jai Kunci UMKM Pulih dan Tahan Resesi

15 Agustus 2022 - 09:32 WIB

UMKM Pulih

SMESCO Indonesia Gandeng PT Jaya Hotel Lestari Pulihkan Ekonomi Melalui Sektor Perhotelan

14 Agustus 2022 - 08:08 WIB

SMESCO Indonesia

Segini Lagi Loh Stok Pertalite di DKI, Banten, dan Jabar

13 Agustus 2022 - 22:33 WIB

Sailendra Residence, Pilihan Utama Hunian di Kota Bogor

13 Agustus 2022 - 21:05 WIB

Serbu! Harga Emas Pecahan Antam Hari Ini Turun, Sabtu 13 Agustus 2022

13 Agustus 2022 - 09:07 WIB

Harga emas hari ini turun

Hybrid Bank Jadi Strategi BRI di Tengah Era Digitalisasi, Berikan Layanan Terbaik Bagi Semua Lapisan Masyarakat

13 Agustus 2022 - 08:59 WIB

Trending di Ekonomi