KPU Bogor Gelar TOT DP3 5 Desa di Babakan Madang

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Politik · 18 Jul 2022 11:43 WIB

KPU Kabupaten Bogor Gelar TOT DP3 5 Desa di Babakan Madang


 Dalam Program DP3 Ada Nota kesepakatan antara KPU dan Pemerintahan Desa. (istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Dalam Program DP3 Ada Nota kesepakatan antara KPU dan Pemerintahan Desa. (istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net Training Of Trainers (TOT) Program Desa Peduli Pemilu Dan Pemilihan KPU Bogor menggelar training of trainers (TOT) program Desa Peduli Pemilu dan Pemilihan (DP3) di Hotel Lor In, Sentul, Babakan Madang, Bogor, Senin 18 Juli hingga Jumat 22 Juli 2022. Dalam kesempatan itu, Ketua KPU Bogor, Ummi Wahyuni mengatakan bahwa DP3 adalah program yang diperuntukan bagi warga desa untuk memahami dan menguatkan nilai demokrasi di pedesaan. 

“Program DP3 ini memang ditujukan untuk menguatkan dan memahami nilai-nilai demokrasi bagi warga desa agar menjadi pemilih kritis dan bertanggungjawab atas pilihannya,” ujar Ummi kepada awak media, usai membuka acara itu, Senin 18 Juli 2022

Ummi menjelaskan bahwa di dalam program DP3 ada nota kesepakatan antara KPU dan Pemerintahan Desa. “Setelah ada MOU inilah nantinya pemerintah desa diharapkan dapat memfasilitasi para pegiat DP3 berupa kegiatan lanjutan di tengah masyarakat,” ujar Ummi. 

Dalam kesempatan itu, salah satu narasumber yang dihadirkan adalah mantan ketua Panwaslu DKI Jakarta, Ramdansyah yang mengajak peserta untuk berpikir kritis dalam berbagai perspektif. 

“Orang yang duduk di samping ibu itu warna jilbabnya apa? Maksud saya jika saya mengajukan gugatan di MK agar pilkada gubernur tidak dilakukan dan ditunjuk atau hanya dipilih oleh DPRD Provinsi, apakah bapak ibu setuju dengan saya?” ujar Ramdansyah yang mengajak peserta berpikir tentang pemilu dan demokrasi. 

Anggota KPU Bogor Herry Setiawan mengatakan bahwa para peserta DP3 ini adalah orang-orang terpilih di tingkat desa yang mewakili desa dari sejumlah segmentasi pemilih. Desa Sasakpanjang (Tajurhalang), Bojongkulur (Gunungputri), Cihideung Udik (Ciampea), Leuwiliang (Leuwiliang) dan Tugu Selatan (Cisarua). 

“Ada segmen disabilitas, perempuan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemilih pemula, pemuda dan pemilih marginal. Desa ditentukan berdasarkan kriteria dalam juknis pelaksanaan DP3, di antaranya partisipasi rendah, rawan bencana alam, dan rawan sengketa pemilu,” ujar Herry. 

Oleh karena itu, Herry menambahkan, para narasumber yang dihadirkan juga memiliki kompetensi di bidang politik, kepemiluan dan penguatan nilai demokrasi. 

“Akademisi dan pegiat demokrasi yang kompeten kami hadirkan untuk serius membekali warga desa menjadi lebih kritis, berkualitas dan memiliki integritas,” tandasnya. (Advertorial)

 
Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Asep Wahyuwijaya Diisukan Pindah ke Nasdem, Ini Kata Ketua Tim Posko Balawa

8 Desember 2022 - 20:21 WIB

Pileg DPR

Gelar Safari Politik, Anies Curi Start Kampanye?

8 Desember 2022 - 10:42 WIB

Safari Politik Anies

Pentolan PSI Ramai-Ramai Cabut, Siapa Saja?

7 Desember 2022 - 14:29 WIB

Zulhas Sebut Erick Thohir Paling Nyantol Jadi Cawapres 2024

7 Desember 2022 - 14:16 WIB

Uya Kuya Jadi Kader PAN, Siap Nyaleg di Pemilu 2024

6 Desember 2022 - 23:34 WIB

Sahkan RKUHP Hari Ini, DPR akan Dikepung 

6 Desember 2022 - 11:26 WIB

RKUHP DPR
Trending di Politik