Nah Loh, Gaduh ACT Bareskrim Polri Turun Tangan

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Nasional ยท 4 Jul 2022 18:26 WIB

Nah Loh, Gaduh ACT Bareskrim Polri Turun Tangan


 Aksi Cepat Tanggap. (act.id/Bogordaily.net) Perbesar

Aksi Cepat Tanggap. (act.id/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Bareskrim Polri turun tangan garap dugaan penggelapan dana umat ACT yang jadi sorotan publik.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut penyelidikan terkait kasus ini ditangani langsung oleh Bareskrim.

“Info dari Bareskrim masih proses penyelidikan dulu,” kata Dedi kepada wartawan, Senin 4 Juli 2022.

Dugaan adanya penyalahgunaan dana bantuan ini sebelumnya diungkap oleh majalah Tempo.

Saat Ahyudin menjabat Presiden ACT misalnya, disebut dalam majalah Tempo memperoleh gaji Rp250 juta setiap bulan. Sementara posisi di bawahnya seperti senior vice president digaji Rp200 juta per bulan, vice president Rp80 juta, dan direktur eksekutif Rp50 juta.

Selain itu, masih berdasar laporan majalah Tempo, Ahyudin saat menjabat sebagai President ACT juga disebut mendapat fasilitas mewah berupa kendaraan Toyota Alphard, Mitsubishi Pajero Sport, dan Honda CRV.

Majalah Tempo juga menemukan dugaan dana ACT yang digunakan untuk kepentingan pribadi Ahyudin untuk keperluan rumah.

Isu ini kemudian menjadi topik terkini yang ramai di bahas di lini masa media sosial. Di Twitter misalnya, banyak warganet yang memplesetkan akronim ACT dari Aksi Cepat Tanggap menjadi ‘Aksi Cepat Tilep’.

Polisi Diminta Turun Tangan

Anggota Komisi VIII DPR RI fraksi PKB, Luqman Hakim, juga meminta aparat penegak hukum turun tangan mengusut kasus ini.

Polisi perlu melakukan langkah-langkah hukum untuk membuka tabir dugaan penyelewenangan dana bantuan bencana yang dikumpulkan dari masyarakat oleh ACT,” kata Luqman saat dihubungi, Senin 4 Juli 2022.

Pasalnya, kata Luqman, selain dugaan penyelewengan yang menguntungkan para pengelolanya, sejak beberapa tahun lalu, juga beredar dugaan adanya penyimpangan dana oleh ACT untuk membiayai aksi-aksi jaringan terorisme.

“Proses hukum ini penting agar menjadi pelajaran bagi lembaga-lembaga filantropi lainnya sehingga tidak melakukan tindakan kejahatan yang sama,” kata dia.

Respons ACT

Head of Media & Public Relations ACT, Clara ketika dihubungi Suara.com mengatakan pihaknya akan menggelar jumpa pers untuk menjawab kabar negatif yang ditujukan terhadap ACT. Jumpa pers rencananya dilaksanakan pada sore ini.

Insya Allah untuk presscon akan ada hari ini sore, undangan resminya akan dikirimkan,” kata Clara kepada Suara.com.

Sumber: suara.com

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Anies Pecat Oknum PPSU Aniaya Kekasih, Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kekerasan

10 Agustus 2022 - 14:55 WIB

PLN Beri Bantuan Sambungan Listrik ke 77 Keluarga Kurang Mampu

10 Agustus 2022 - 12:41 WIB

sambungan listrik Keluarga Kurang Mampu

Heboh! Pasutri di Gianyar Jual Video Porno

10 Agustus 2022 - 12:17 WIB

pasutri gianyar

Kenali 4 Ciri Seseorang yang Perfeksionis

10 Agustus 2022 - 11:51 WIB

Perfeksionis

DKI Tempati Peringkat Atas Kasus Konfirmasi Covid-19

10 Agustus 2022 - 11:29 WIB

DKI Peringkat Atas Covid-19

Mahfud MD Sebut Motif Pembunuhan Brigadir J Hanya Boleh Didengar Orang Dewasa

10 Agustus 2022 - 08:20 WIB

Trending di Nasional