Ngeri! 49 Orang Tewas Tersambar Petir di India  

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Internasional · 29 Jul 2022 23:12 WIB

Ngeri! 49 Orang Tewas Tersambar Petir di India  


 Ilustrasi Petir (AFP Photo/Hector Retamal/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi Petir (AFP Photo/Hector Retamal/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Petir menerjang India. Sebagian besar petani, tewas tersambar di sebuah desa di negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Akibatnya selama sepekan sudah tewaskan 49 orang.

Dilansir Suara.com dari VOA Indonesia, para petani itu dilaporkan berlindung di bawah pohon selama hujan deras musiman yang diwarnai petir. Mereka tersambar dan tewas seketika.

Tingginya jumlah korban tewas mendorong pemerintah mengeluarkan pedoman baru tentang bagaimana melindungi diri selama badai petir, kata juru bicara pemerintah negara bagian Shishir Singh.

“Saat ini banyak orang meninggal karena petir daripada karena insiden lain terkait hujan,” kata Singh. Musim hujan di India berlangsung dari Juni hingga September.

Kolonel Sanjay Srivastava, seorang pejabat di Departemen Meteorologi India, mengatakan petir telah menewaskan hampir 750 orang di seluruh India sejak April. Itu termasuk 20 orang yang meninggal di negara bagian Bihar timur dalam dua hari terakhir, dan 16 lainnya di negara bagian Madhya Pradesh di India tengah, awal bulan ini.

Sunita Narain, direktur jenderal Pusat Sains dan Lingkungan, mengatakan pemanasan global berperan dalam meningkatnya jumlah petir. Kenaikan suhu satu derajat Celcius meningkatkan jumlah petir hingga 12 kali lipat.

Srivastava mengatakan bahwa penggundulan hutan, penipisan badan air, dan polusi berkontribusi pada perubahan iklim, yang pada akhirnya menyebabkan terciptanya lebih banyak petir.

J P Gupta, direktur Departemen Meteorologi, mengatakan badai dan petir meningkat tahun ini karena peningkatan polusi. “Suhu tanah yang tinggi menyebabkan penguapan badan air sehingga menambah kelembaban atmosfer. Kehadiran aerosol akibat polusi udara menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi awan petir untuk memicu aktivitas petir,” kata Gupta.

Lebih dari 200 orang tewas akibat hujan lebat dan tanah longsor di sejumlah negara bagian India termasuk Assam, Manipur, Tripura dan Sikkim sejak 17 Mei. Ratusan ribu orang terpaksa mengungsi pada musim hujan.***

Artikel ini telah dibaca 3.300 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Benda Termahal di Dunia, Melebihi Bom Nuklir

15 Agustus 2022 - 14:29 WIB

Kebakaran Hebat Tejadi di Gereja Koptik Mesir, 41 Orang Tewas

15 Agustus 2022 - 10:11 WIB

Dor! Satu Bus di Kota Tua Yerusalem Ditembaki Teroris

15 Agustus 2022 - 09:39 WIB

Bus Yerusalem

Kabar Baik, Sekolah di Shanghai Segera Buka Kembali

15 Agustus 2022 - 09:04 WIB

Sekolah di Shanghai

Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak

15 Agustus 2022 - 07:49 WIB

gereja di mesir

Mencekam! Perang Antar Genk di Meksiko Meluas, Belasan Orang Tewas

14 Agustus 2022 - 20:28 WIB

Geng Narkoba
Trending di Internasional