Sungai Cileungsi Dipenuhi Busa dan Bau Menyengat

Menu

Mode Gelap
Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot! Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 174 Orang Meninggal Dunia Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Kabupaten Bogor · 27 Jul 2022 16:59 WIB

Ngeri! Sungai Cileungsi Dipenuhi Busa dan Bau Menyengat


 Aliran Sungai Cileungsi di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dipenuhi busa.(Khaerudin/Bogordaily.net) Perbesar

Aliran Sungai Cileungsi di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dipenuhi busa.(Khaerudin/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Aliran Sungai Cileungsi di Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor dipenuhi busa dan bau yang menyengat. Diduga busa dan bau tersebut muncul lantaran terjadinya pencemaran dari limbah industri di kawasan tersebut.

Kinan tukang perahu atau rakit penyeberangan, mengatakan, sejak pagi Sungai Cileungsi dipenuhi gelembung busa yang hampir memenuhi sungai.

“Ya sungai ini dipenuhi gelembung busa yang menumpuk, air sungai ini hampir tidak kelihatan, yang terlihat hanya tumpukan gelembung busa,” kata Kinan kepada wartawan.

Selain busa yang menumpuk di aliran sungai tersebut, menurut Kinan ada pula bau yang sangat menyengat dari munculnya busa tersebut.

“Bukan bau lagi tapi sangat menyengat, kalau kecium hidung bawaannya bersin-bersin, pokoknya tadi pagi kali ini hampir ketutup busa semua,” jelasnya.

Sementara itu, Bayu perwakilan dari Pemerintah Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri membenarkan adanya busa yang sangat menumpuk di aliran sungai yang berada di Desa Bojongkulur itu. Busa tersebut diduga berasal limbah dari pembuangan industri di bantaran aliran Sungai Cileungsi.

“Saya mendapat kabar bahwa ada gelembung busa yang memenuhi aliran Sungai Cileungsi, entah dari mana asalnya busa busa tersebut sampai memenuhi sungai ini,” jelasnya.

Masih kata Bayu, dengan adanya kejadian seperti ini harus ada pengawasan dari pihak terkait agar bisa mengetahui asal limbah tersebut.

“Ya kejadian seperti ini harus ada penindakan dari instansi terkait, seperti pemerintah daerah, provinsi atau pusat, agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” pungkasnya. (Khaerudin)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Ridwan Muhibi Soroti Maraknya Gengster yang Meresahkan Masyarakat

3 Oktober 2022 - 19:20 WIB

maraknya gengster

Lihat Progres Pembangunan Jembatan Rawayan, Plt. Bupati Bogor Turun Langsung ke Desa Mekarjaya

3 Oktober 2022 - 16:20 WIB

pembangunan Jembatan Rawayan

Himpro BKI IUQI Bogor Berkunjung ke Pesantren Qotrunnada Depok

3 Oktober 2022 - 14:22 WIB

Mahasiswa IUQI Bogor: Keresahan Masyarakat Terhadap Gangster

3 Oktober 2022 - 14:17 WIB

Himpro BKI IUQI Gelar Diklat BKI 2022   

3 Oktober 2022 - 13:21 WIB

Jadwal Razia Operasi Zebra di Bogor: Awas Jangan Lupa Pakai Helm SNI

3 Oktober 2022 - 10:24 WIB

Trending di Kabupaten Bogor