Penembakan Massal di AS, 6 Warga Chicago Tewas

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 5 Jul 2022 18:58 WIB

Penembakan Massal di AS, 6 Warga Chicago Tewas


 Petugas keamanan berjaga di lokasi penembakan yang terjadi di SD Robb, Texas, Amerika Serikat pada Selasa, 24 Mei 2022.(Reuters/Marco Bello/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Petugas keamanan berjaga di lokasi penembakan yang terjadi di SD Robb, Texas, Amerika Serikat pada Selasa, 24 Mei 2022.(Reuters/Marco Bello/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Penembakan massal kembali terjadi di Amerika Serikat. Kali ini enam orang tewas dan puluhan terluka ketika seorang pria melakukan penembakan dengan senapan dari atap bangunan saat parade Fourth of July berlangsung di kota satelit Highland Park di Chicago, Amerika Serikat, Senin, 4 Juli 2022.

Dilansir Antara dari Reuters, Kepolisian mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi tersangka pelaku, yaitu pria berusia 22 tahun bernama Robert E Crimo III, yang berasal dari daerah tersebut.

Kepolisian mengatakan pada peristiwa penembakan masal di Chicago itu tersangka mengendarai mobil Honda Fit 2010 warna perak.

“Dia dianggap bersenjata dan berbahaya,” kata juru bicara kantor sheriff, Christopher Covelli kepada para wartawan.

Sementara itu Covelli meminta para warga jangan mendekati tersangka tersebut jika mereka melihatnya. Menurut para pejabat, sebuah senapan ditemukan di lokasi penembakan.

Lebih dari 36 orang cedera, sebagian besar akibat luka tembak, kata juru bicara rumah sakit NorthShore University HealthSystem, Jim Anthony.

Sebanyak 26 orang di antara korban-korban tersebut yang dibawa ke rumah sakit di Highland Park itu berusia antara 8 sampai 85 tahun, kata Brigham Temple, dokter ruang gawat darurat.

Salah satu korban jiwa dalam peristiwa tersebut adalah warga negara Meksiko, tulis seorang pejabat tinggi Kementerian Luar Negeri Meksiko di Twitter.

Penembakan di Highland Park itu terjadi tidak lama setelah kekerasan terbaru dengan senjata api melanda Amerika.

Pada 24 Mei tahun ini, 19 murid dan dua guru sebuah sekolah dasar di Uvalde, Texas, tewas dalam penembakan massal.

Peristiwa maut itu disusul dengan serangan pada 14 Mei di sebuah toko bahan makanan di Buffalo, New York, yang menewaskan sepuluh orang.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Google Luncurkan Situs untuk Bantu Anak Belajar Membaca

12 Agustus 2022 - 12:35 WIB

belajar membaca

Madrasah Dibom ISIS, Ulama Top Taliban Tewas

12 Agustus 2022 - 08:41 WIB

Trending di Internasional