Bogordaily.net – Kondisi gedung Puskesmas Cibulan yang berlokasi di Jalan Raya Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sudah tidak representatif lagi digunakan untuk pelayanan kesehatan. Sebab, lahannya sempit dan lokasinya berada di pinggir jalan, sehingga membahayakan keselamatan orang.
Kepala Puskesmas Cibulan, Nurul Amalia mengatakan, memang tempatnya Ia bekerja kondisinya sudah termasuk urgent untuk segera direlokasi, karena tempat pelayanan dengan kondisi lahan yang sempit dan tidak ada lahan parkir itu dinilai sudah tidak layak lagi. Kemudian permintaan untuk segera direlokasi itu, berawal dari keluhan pasien.
“Keluhan lokasi Puskesmas Cibulan ini muncul di pasien yang akan berobat, apalagi kalau banyak Ketika jam pelayanan pasien numpuk di ruang tunggu, tanpa adanya sirkulasi udara yang baik selain itu Keselamatan staf juga sangat membahayakan mengingat yang datang pasti banyak yang infeksius,” kata Nurul kepada wartawan, Jum’at, 29 Juli 2022.
Lanjut Nurul, Sebenernya proses pembebasan lahan ini sudah berjalan dari Tahun 2018, tetapi refocusing anggaran akibat pandemi jadi selalu tertunda dari anggaran Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Ya saya sangat berharap proses relokasi tahun ini betul-betul terealisasi, karena kesehatan adalah kebutuhan dasar manusia yang wajib diperhatikan Pemerintah,” ucapnya.
Terpisah, Camat Cisarua Ivan Pramudia mengatakan, terkait puskesmas yang ada di wilayahnya memang sudah ada lahan untuk dibangun dan SIPD-nya pun sudah masuk, sehingga tinggal menunggu appraisal, dan itu di input oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan juga sudah masuk ke Banggar Eksekutif.
“Awal tugas saya ini adalah ketemu dulu sama pemilik lahan, serta memastikan lahan dan harga. Jangan sampai ketika kita mau bayar harga berubah menjadi naik,” katanya.
Ivan melanjutkan, Perjanjian Pra Jual Beli (PPJB) baru akan dilakukan tahun depan, supaya mengikat dan merubah harga yang sudah di tawarkan pemilik lahan.
“Kemarin itu kan angkanya Rp 4 sampai Rp5 miliar untuk lahan yang ada di Cibulan Kelurahan Cisarua. Kita buat PPJB tahun depan dibayar dengan harga masih stabil. Jangan sampai tahun depan yang punya lahan tersebut naik lagi. Sehingga gagal lagi, gagal lagi,” jelasnya.
Ivan juga menyampaikan bahwa Puskesmas Cibulan memang sudah seharusnya di relokasi, sebab tidak ada fasilitas lahan parkir. Artinya, untuk kendaraan roda empat sudah tidak bisa masuk, sehingga harus ikut di minimarket yang ada di sebelahnya.
“Jadi maunya saya bergeser masuk ke wilayah Desa Tugu Utara, karena berada dilahan desa. Tetapi kalau lahan desa, APBD tidak bisa bantu. Sehingga kita relokasi ke Tugu Selatan yang perbatasan dengan Tugu Utara,” jelasnya.
Dirinya pun mengaku, rencana relokasi puskesmas sudah dikoordininasikan dengan Provinsi. “Jadi tinggal nanti menunggu jawaban dari provinsi terkait serah terima atau tukar guling nanti di mohon oleh pemilik,” tutupnya.
(Heri Supriatna/Riyaldi Suhud)