Ramalan Para Bos, Diprediksi Properti Indonesia Bangkit Tahun Ini

Menu

Mode Gelap
Tim Pancasila Tangguh Kibarkan Sang Merah Putih di Istana Merdeka Rayakan HUT RI, Pemkot Bogor Upacara Bendera di Lapangan Sempur Mulai Hari Ini, Biaya Transfer Beda Bank Cuma Rp 77 Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak

Ekonomi · 6 Jul 2022 17:15 WIB

Ramalan Para Bos, Diprediksi Properti Indonesia Bangkit Tahun Ini


 Deretan gedung bertingkat di Jakarta Perbesar

Deretan gedung bertingkat di Jakarta

Bogordaily.net – Ramalan para bos, diprediksi properti Indonesia bangkit tahun ini. Sektor ini akan mengalami momentumnya pada tahun 2022 ini seiring dengan pemulihan ekonomi yang terus menguat.

“Enam bulan ke depan, sektor yang sudah mulai bangkit ini bisa menjadi momentum akselerasi asalkan tidak ada gangguan lain,” kata Head of Research Colliers Indonesia, Ferry Salanto, dalam paparan properti secara daring di Jakarta, Rabu 6 Juli 2022.

Ia mengatakan, gangguan yang ia maksud diantaranya jika wabah pandemi COVID-19 ternyata ke depannya meningkat atau mengalami kebangkitan kembali dalam jumlah yang terpapar.

Hal tersebut dinilai dapat membuat kembalinya berbagai langkah pengetatan yang membatasi aktivitas kegiatan sehari-hari, yang dinilai juga bakal dapat menghambat momentum akselerasi sektor properti.

“Sektor-sektor yang berhubungan langsung dengan publik seperti ritel dan hotel kecenderungannya lebih positif dengan pelonggaran PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat),” katanya, dikutip dari Antara.

Ia mencontohkan, selama pandemi terjadi penurunan tingkat hunian di sejumlah pusat perbelanjaan antara lain karena peritel yang tidak bisa mendapatkan pendapatan untuk memenuhi biaya operasionalnya, karena terjadinya pembatasan terkait persyaratan pengunjung yang ingin memasuki mall atau semacamnya.

Meski demikan, dengan diangkatnya berbagai pembatasan pada semester pertama tahun 2022 ini, kinerja sektor ritel juga sudah bakal lumayan untuk ke depannya.

Tidak hanya itu, saat ini banyak peritel yang berfokus untuk bagaimana tetap bisa beroperasi di pusat perbelanjaan tetapi dengan kuantitas ruang yang lebih sedikit dibandingkan sebelumnya, jadinya gerai yang dibuka lebih banyak tetapi tidak terlalu besar seperti gerai-gerai yang pertama dibuka.

Dalam kesempatan yang sama, Head of Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Steve Atherton mengatakan, saat ini tidak sedikit investor asing yang ingin investasi di sektor properti dalam negeri.

Sedangkan Head of Office Services Colliers Indonesia, Bagus Adikusumo, memaparkan secara umum pada kuartal I dan kuartal II-2022 telah terjadi peningkatan untuk pencarian ruang perkantoran karena diangkatnya sejumlah pembatasan serta adanya eforia bahwa pandemi akan berakhir.

Sumber: suara.com

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tenang! Ada Uang Baru, Uang Lama Tetap Berlaku

18 Agustus 2022 - 17:23 WIB

Kinerja Agen BRILink Makin Moncer, Raup Fee Based Income Rp702,7 Miliar

18 Agustus 2022 - 17:05 WIB

Ini Tampilan Baru Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022

18 Agustus 2022 - 11:58 WIB

Rupiah Kertas Emisi 2022

Pimpin Pasar Keuangan Syariah, BSI Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award 2022

18 Agustus 2022 - 10:56 WIB

Bisnis Indonesia Award 2022

Tidak Berubah! Ini rincian Harga Emas Antam, 18 Agustus 2022

18 Agustus 2022 - 09:37 WIB

Hari Ini, Bank Indonesia meluncurkan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022

18 Agustus 2022 - 09:28 WIB

Trending di Ekonomi