Satu Desa di Iran Rata Usai Diguncang Gempa 6,3 dan 6,1 Magnitudo

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 4 Jul 2022 10:01 WIB

Satu Desa di Iran Rata Usai Diguncang Gempa 6,3 dan 6,1 Magnitudo

  Warga Iran sedang membersihkan puing-puing akibat gempa di Desa Sayeh Khosh Provinsi Hormozgan, Iran, Sabtu 2 Juli 2022. (AP Photo/Bogordaily.net) Perbesar

Warga Iran sedang membersihkan puing-puing akibat gempa di Desa Sayeh Khosh Provinsi Hormozgan, Iran, Sabtu 2 Juli 2022. (AP Photo/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Gempa berkekuatan 6,3 dan 6,1 magnitudo mengguncang Iran bagian selatan pada Sabtu pagi, 2 Juli 2022 waktu setempat. Akibatnya lima orang meninggal dunia dan 49 lainya terluka.

Jurubicara layanan darurat, Mojtaba Khaledi, mengatakan setengah dari 49 orang yang terluka telah dipulangkan dari rumah sakit.

Tercatat terdapat 24 kali getaran, dua dengan kekuatan 6,3 dan 6,1 magnitudo. Gempa pertama terjadi pada pukul 2 dini hari dan meratakan desa Sayeh Khosh dekat pantai Teluk Iran di provinsi Hormozgan. Sementara gempa susulan terjadi sekitar pukul 8 pagi,

“Semua korban tewas dalam gempa pertama dan tidak ada yang terluka dalam dua gempa hebat berikutnya karena orang-orang sudah berada di luar rumah mereka,” kata Gubernur Bandar Lengeh, Foad Moradzadeh, seperti dikutip IRNA.

Adapun sejauh ini para pejabat mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan telah berakhir.

TV pemerintah mengatakan 150 gempa dan getaran telah melanda Hormozgan barat selama sebulan terakhir.

Garis patahan geologis utama merambah Iran, yang telah mengalami beberapa gempa bumi dahsyat dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun 2003, gempa berkekuatan 6,6 magnitudo menerjang provinsi Kerman, menewaskan 31 ribu orang dan meratakan kota kuno Bam.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Paspor Baru Tanpa Kolom Tanda Tangan, Jerman Tolak WNI

13 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Google Luncurkan Situs untuk Bantu Anak Belajar Membaca

12 Agustus 2022 - 12:35 WIB

belajar membaca
Trending di Internasional