Thursday, 29 February 2024
HomeNasionalSMK di Jabar Akan Adu Skill dalam LKS Tingkat Provinsi

SMK di Jabar Akan Adu Skill dalam LKS Tingkat Provinsi

Bogordaily.net–  Sekolah Menegah Kejuruan () di akan beradu skill untuk meraih juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi (Jabar). Terdapat 35 bidang lomba yang diikuti oleh di Jabar. Pemenang lomba nantinya akan menjadi perwakilan Jabar di LKS tingkat nasional.

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Disdik Jabar, Edy Purwanto mengatakan LKS tahun ini digelar secara daring. Total peserta dan pendamping mencapai 1.118 orang terdiri dari 581 peserta dan 537 pembimbing.

“Dilaksanakan daring, sebab hal tersebut merupakan instruksi pemerintah pusat. Baru tahun depan Insya Allah luring. Semua juara 1, 2, dan 3 di setiap bidang lomba akan mendapatkan penghargaan berupa uang pembinaan,” ujar Edy Purwanto, Selasa, 19 Juli 2022.

di akan adu skill untuk meraih juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi .(Istimewa/Bogordaily.net)

Edy menjelaskan beberapa perlombaan telah dilakukan sebelumnya. Sehingga, beberapa waktu kedepan tinggal melanjutkan sejumlah perlombaan dari peminatan lainnya.

“Pelaksanaan LKS tahun ini didukung 63 dunia usaha dunia industri yang terlibat menjadi juri di berbagai bidang lomba,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jabar, Dedi Supandi optimis pemenang LKS di tingkat provinsi akan mengharumkan nama Jabar di tingkat nasional. Jabar sendiri, kata dia rajin dalam membawa pulang emas dalam LKS sebelumnya.

“Sebab, tahun-tahun sebelumnya, baik saat di NTB maupun Yogyakarta, siswa perwakilan Jabar selalu menorehkan emas di tingkat nasional,” ujar Dedi Supandi.

di akan adu skill untuk meraih juara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Provinsi .(Istimewa/Bogordaily.net)

Dia mengatakan, 1.118 siswa dan pembimbing yang berpartisipasi dalam LKS tingkat Provinsi Jabar ini, terdiri dari Kabupaten dan kota.

“Momentum LKS ini harus dimanfaatkan para siswa untuk menunjukkan kemampuannya. Sehingga, ini bisa dijadikan uji kualitas kemampuan bagi pendidik. Bisa jadi tolok ukur dan menguji efektivitas proses pembelajaran,” jelasnya.

Sementara itu salah satu peserta LKS Jabar, Revillia Choeruni Yuzka mengatakan, dirinya sudah melakukan persiapan matang, salah satunya menyiapkan mental untuk berhadapan dengan berbagai dewan juri.

“Guru sangat berperan dalam membimbing saya untuk mengerti materi yang dilombakan dan melatih mental saya,” kata siswa SMKN 7 Bandung tersebut.

Namun, siswa yang mengikuti bidang lomba farmasi tersebut tak menjadikan juara sebagai target. Targetnya bukan juara.

“Semoga dilancarkan semua prosesnya,” tambahnya. (Gibran)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here