Sudah 44 Menteri Inggris Mundur dari Pemerintahan

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Internasional · 7 Jul 2022 15:13 WIB

Sudah 44 Menteri Inggris Mundur dari Pemerintahan


 Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.(AP/Frank Augstein/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.(AP/Frank Augstein/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Para menteri yang mengundurkan diri dari pemerintahan Inggris terus bertambah. Sejauh ini sudah 44 orang yang memilih keluar dari pemerintahan menyusul pengunduran diri lima menteri.

Tak hanya itu pengunduran diri para menteri ini juga dipicu aksi Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson yang memecat menteri senior, Michael Gove, pada Rabu, 6 Juli malam waktu setempat.

Gove yang merupakan orang kepercayaan Johnson pada kampanye Brexit 2016 dianggap ikut mendesaknya agar mundur dari posisi perdana menteri.

Dikutip CNN Indonesia dari The Guardiam, sejauh ini sudah 44 orang yang memilih keluar dari pemerintahan menyusul pengunduran diri lima menteri dan pemecatan Gove sebagai menteri sekretaris pemerintah, seperti dikutip dari The Guardian.

Johnson sempat dihujani pertanyaan di hadapan komite parlemen anggota legislatif senior di Parlemen sebelum perwakilan kabinet tiba di Downing Street untuk memintanya mengundurkan diri.

Namun, ia bersikeras tidak mau lengser dan justru memecat Gove karena dianggap telah ambil bagian untuk mendesaknya lengser.

Dilansir CNN, Johsnon memecat Gove karena ‘tangan kanan’ di fraksi Konservatif parlemen dianggap tidak lagi loyal.

Satu lagi orang dekat Johnson, Menteri Dalam Negeri Pritin Patel disebut-sebut mengatakan kepada Johnson bahwa secara umum partai Konservatif memintanya untuk mundur.

Menteri Sekolah, Robin Walker, menjadi menteri kelima kabinet Johnson yang mengundurkan diri. Walker menyusul empat menteri lainnya yang sudah lebih dulu menyerahkan surat pengunduran diri sejak Selasa, 5 Juli 2022 lalu. Menteri Keuangan Rishi Sunak dan Menteri Kesehatan Sajid Javid lebih dulu mengundurkan diri dari jabatan mereka.

Beberapa jam kemudian, Menteri Menteri Urusan Anak dan Keluarga, Will Quince, dan Menteri Muda Transportasi, Laura Trott, juga mengundurkan diri dari kabinet.

Sunak dan Javid mengaku tak lagi bisa menoleransi skandal yang menimpa Johnson selama beberapa bulan terakhir, termasuk melanggar aturan penguncian (lockdown) di Downing Street.

Sebelumnya diberitakan lima menteri di Inggris mengundurkan diri lantaran gerah dengan serentetan skandal pemerintahan. Meski demikian Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menolak lengser dari jabatannya.

“Tugas perdana menteri dalam situasi sulit saat Anda sudah diberikan mandat adalah terus bekerja, dan itu yang akan saya lakukan,” kata Boris Johnson di hadapan parlemen dikutip  AFP.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Pengumuman Putin: Rusia Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

1 Oktober 2022 - 08:18 WIB

Dituduh Lecehkan Anak-anak, Vatikan Jatuhkan Sanksi untuk Uskup Belo

30 September 2022 - 18:42 WIB

Tok! Thailand Legalkan Aborsi di Usia Kehamilan 20 Minggu

30 September 2022 - 17:31 WIB

Thailand legalkan Aborsi

Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

30 September 2022 - 17:26 WIB

Koin Raja Charles III

Ngeri! Bom Meledak saat Siswa di Afghanistan Ujian, 19 Orang Tewas

30 September 2022 - 15:41 WIB

Meja Bundar Jadi Saksi, PBB Bahas Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Rusia

30 September 2022 - 11:14 WIB

Pipa Gas Nord Stream
Trending di Internasional