Tak Sengaja Makan Kue Ganja, Bocah 3 Tahun Dibawa ke Rumah Sakit

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 4 Jul 2022 23:43 WIB

Tak Sengaja Makan Kue Ganja, Bocah 3 Tahun Dibawa ke Rumah Sakit


 Ganja kini legal dibudidayakan di Thailand. (via REUTERS/THAILAND PUBLIC HEALTH MINISTRY/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Ganja kini legal dibudidayakan di Thailand. (via REUTERS/THAILAND PUBLIC HEALTH MINISTRY/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Tak sengaja makan kue yang mengandung ganja, seorang anak berusia tiga tahun di Thailand dilarikan ke rumah sakit.

Kabar ini terkuak dalam laporan terbaru Institut Nasional Ratu Sirikit untuk Kesehatan Anak (QSNICH) di Thailand baru-baru ini.

Dilansir CNN Indonesia, Institut itu mengungkap bahwa total enam anak dirawat di rumah sakit akibat konsumsi ganja sejak Negeri Gajah Putih melegalkan penggunaan dan penanaman mariyuana untuk keperluan medis pada bulan lalu.

Kepala Pusat Tumbuh Kembang Anak QSNICH, Aditsuda Fuengfoo menjabarkan bahwa dari keenam anak tersebut, salah satunya masih berusia tiga tahun.

Balita itu tak sengaja mengonsumsi kue yang ternyata mengandung ganja. Selain balita tersebut, satu anak lainnya juga tak sengaja memakan paket kudapan tanpa mengetahui salah satunya mengandung ganja.

Aditsuda mengatakan kedua anak itu bisa menjadi korban karena pihak produsen makanan tak menuliskan ganja di dalam daftar kandungan. Setelah penelusuran, baru diketahui kudapan itu mengandung ganja.

Aditsuda meminta agar produsen makanan memberikan peringatan khusus di setiap kemasan produk yang mengandung ganja.

Tak hanya itu ia juga memperingatkan para orang tua agar berhati-hati dalam memilih makanan dan cemilan untuk sang buah hati.

Selain itu, ia pun menyoroti peningkatan pesat remaja yang menggunakan ganja setelah Thailand melegalkan mariyuana.

“Beberapa dari mereka bahkan menggunakan itu (ganja) untuk mengganti rokok,” ucap Aditsuda dilansir Bangkok Post.

Lebih lanjut Aditsuda khawatir ganja dapat menjadi pintu masuk para remaja untuk mencoba narkoba, seperti pil methamphetamine atau heroin. Ia lantas mengingatkan bahwa warga di bawah 20 tahun tak dianjurkan mengonsumsi ganja karena dapat memicu dampak psikologi jangka panjang.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Paspor Baru Tanpa Kolom Tanda Tangan, Jerman Tolak WNI

13 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Google Luncurkan Situs untuk Bantu Anak Belajar Membaca

12 Agustus 2022 - 12:35 WIB

belajar membaca
Trending di Internasional