Tips Stamina Jamaah Haji Terjaga di Tengah Cuaca Ekstrem Arab Saudi

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Haji 2022 · 4 Jul 2022 06:43 WIB

Tips Stamina Jamaah Haji Terjaga di Tengah Cuaca Ekstrem Arab Saudi


 Ilustrasi. (Jabar ekpres/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Jabar ekpres/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Jamaah haji akan segera memasuki fase puncak haji. Wukuf di Arafah akan berlangsung pada 8 Juli 2022. Jamaah mulai diberangkatkan dari hotel di Makkah menuju Arafah pada 7 Juli 2022.

Jamaah haji diimbau untuk menyiapkan stamina dengan baik mengingat kondisi cuaca di Arab Saudi saat ini sangat panas. Selain panas, kelembaban udara juga sangat rendah.

Tim Kesehatan Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Edi Supriyatna mengingatkan bahwa suhu yang tinggi dengan kelembaban rendah merupakan kondisi ekstrem yang sering menjadikan orang tidak sadar dirinya mengalami kekurangan cairan.

“Di Saudi, ekstremnya karena suhu tinggi dan kelembaban rendah sehingga tidak sadar kita sudah kekurangan cairan. Maka support kami kepada semua jemaah, minum air jangan tunggu haus,” pesan Edi dalam keterangannya, Minggu, 4 Juli 2022.

Edi berbagi tips agar jamaah haji tidak sampai kekurangan cairan. Menurutnya, proses minumnya diukur, minimal 200 ml per jam atau satu gelas belimbing per jam saat aktivitas.

“Agar tidak dehidrasi dan tidak sering kencing, minum diatur 200 ml/jam dan dicampur dengan setengah sachet oralit. Diminum setiap satu jam sekali, saat beraktivitas. Minumnya pelan-pelan dan dinikmati,” terangnya.

Untuk menjaga kelembaban dan menghindari hidung mimisan karena terlalu panas dan kering, jemaah juga diimbau tetap menggunakan masker.

“Yang pasti, jangan terlalu capek dan cukup istirahat. Simpan energi, khususnya saat-saat ini yang sudah memasuki fase persiapan menuju pucak haji Arafah, Muzdalifah, Mina (Armuzna),” pesannya.

Kepada para pembimbing ibadah, Edi berpesan agar mereka terus mengimbau dan mengingatkan jemaah cukup istirahat atau menahan diri untuk tidak beraktifitas diluar hotel selama tiga hari sebelum Armuzna.Pasalnya, jemaah perlu mempersiapkan kondisi fisiknya agar berada dalam kondisi prima saat di Armuzna.

“Kita semua harus ingat bahwa puncak dari ibadah haji adalah Armuzna, dan itu butuh fisik yang prima,” tandasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Operasional Haji 2022 Berakhir, Total 89 Jamaah Wafat

13 Agustus 2022 - 15:17 WIB

Selamat! Arab Saudi Beri Penghargaan ke Indonesia Atas Layanan Haji

12 Agustus 2022 - 10:36 WIB

Menilik Jabal Rahmah, Salah Satu Tempat yang Didatangi Jamaah Haji

11 Agustus 2022 - 13:42 WIB

Sudah 81.612 Jamaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Air

10 Agustus 2022 - 09:10 WIB

Update! Sudah 78.369 Jamaah Haji Tiba di Indonesia

9 Agustus 2022 - 10:25 WIB

Badai Pasir di Madinah, Ini Pesan Buat Jamaah Haji Indonesia

8 Agustus 2022 - 14:57 WIB

Trending di Haji 2022