Waspada! Ini 5 Dampak Buruk Tak Sarapan

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Kesehatan · 24 Jul 2022 08:35 WIB

Waspada! Ini 5 Dampak Buruk Tak Sarapan


 Ilustrasi menu sarapan. (Pexels.com/@Julian Jagtenberg/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi menu sarapan. (Pexels.com/@Julian Jagtenberg/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Sebagain orang mungkin ada yang tidak bisa makan pagi alias sarapan. Mereka cenderung memilih untuk makan di siang hari. Namun, sebaiknya waspada sebab dampak buruk yang bisa dihadapi ketika melewatkan sarapan. Merangkum Your Say Suara.com dari Tata Health, berikut lima dampak buruk melewatkan sarapan.

Berat Badan Naik

Kalau merasa berat badan bertambah, padahal tidak terlalu banyak makan, bisa jadi itu karena sering melewati sarapan. Tubuh yang lapar sepanjang malam sangat menginginkan makanan manis dan berlemak. Oleh karena itu, ketika makan di siang atau sore hari, jumlah kalori yang dikonsumsi tidak diperhatikan. Cukup banyak juga penelitian yang menyebutkan bahwa melewati sarapan bisa menambah berat badan.

Migrain

Kadar gula yang rendah di pagi hari bisa saja membuat migrain. Ini karena tubuh melepaskan hormon tertentu untuk mengimbangi kadar gula yang rendah. Proses ini disebut hipoglikemia. Namun ada efek sampingnya adalah menyebabkan tekanan darah secara tiba-tiba sehingga menyebabkan pusing kepala dan migrain. Studi menunjukkan bahwa orang yang melewatkan sarapan secara teratur, berisiko lebih tinggi menderita sakit kepala dan migrain terus-menerus.

Memperlambat metabolisme

Ketika melewatkan sarapan, fungsi tubuh melambat untuk menghemat bahan bakar sehingga metabolisme menjadi lambat. Selain itu, tidak melakukan sarapan berkepanjangan setelah tidak makan sepanjang malam, bisa mengurangi kapasitas tubuh untuk membakar kalori, yang pada gilirannya menyebabkan penumpukan lemak. Namun, sarapan sehat di pagi hari memberi dorongan metabolisme dan membantu mengurangi berat badan. Banyak penelitian yang membuktikan bahwa orang yang rutin sarapan memiliki tingkat metabolisme yang lebih tinggi.

Rambut Rontok

Salah satu risiko berbahaya utama dari melewatkan sarapan adalah bisa menyebabkan rambut rontok. Mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar protein yang sangat rendah dapat memiliki efek buruk pada kadar keratin dalam tubuh. Keratin adalah komponen penting yang memicu kerontokan dan menghentikan pertumbuhan rambut. Sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari yang memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan rambut. Jadi, pastikan kamu mengonsumsi sarapan sehat setiap hari yang kaya protein untuk menghindari kerontokan rambut.

Tingkatkan Risiko Kanker

Ketika melewatkan sarapan, kemungkinan besar kamu akan makan berlebihan sepanjang hari. Hal ini bisa meningkatkan risiko obesitas. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Cancer Research UK, ditemukan bahwa orang yang mengalami obesitas berisiko tinggi terkena kanker.***

Artikel ini telah dibaca 6,600 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Kemenkes Minta Masyarakat Batasi Konsumsi Gula Berlebih

29 September 2022 - 22:29 WIB

Konsumsi Gula

Jangan Terlalu Rajin! Ini Dampak Buruk Keseringan Cuci Muka

29 September 2022 - 20:11 WIB

Konsumsi Pil KB Bikin Gemuk, Mitos atau Fakta?

29 September 2022 - 19:56 WIB

Pil KB Gemuk

Girls Catat! 4 Cara Mengatasi Kulit Wajah Kering

29 September 2022 - 13:28 WIB

Wajah Kering

Walau Asam, Ini 5 Manfaat Jeruk Nipis Bagi Kesehatan

29 September 2022 - 07:30 WIB

manfaat Jeruk Nipis

Yuk, Rutin Konsumsi Biji-bijian, Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung

28 September 2022 - 23:43 WIB

Trending di Kesehatan