Bahaya Lakukan Operasi Implan Payudara, Bisa Timbulkan Kakner

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Kesehatan · 11 Agu 2022 22:17 WIB

Bahaya Lakukan Operasi Implan Payudara, Bisa Timbulkan Kakner


 Bahaya Dari Operasi Implan Payudara. (okezone/Bogordaily.net) Perbesar

Bahaya Dari Operasi Implan Payudara. (okezone/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Tidak sedikit wanita yang berusaha memperbesar payudara mereka dengan melakukan operasi.Namun, dibalik itu ada bahaya jika anda melakukan operasi implan payudara.

Sebelum melakukan prosedur ini, cari tahu dulu informasi seputar implan payudara, terutama bahayanya.

Operasi plastik implan payudara sebenarnya tidak hanya dilakukan untuk alasan kosmetik semata. Prosedur ini juga dapat dilakukan untuk para w CTanita yang telah melakukan operasi mastektomi (pengangkatan payudara) karena kanker payudara.

Bahaya melakukan operasi implan payudara dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Pasien dengan implan payudara juga akan sulit untuk melakukan pemeriksaan kanker payudara lewat mamogram. Meski demikian, dapat dilakukan pemeriksaan lain yaitu X-ray khusus.

Prosedur implan payudara juga memiliki risiko terjadinya beberapa komplikasi sebagai berikut:

– Nyeri payudara

– Perubahan sensasi pada puting dan payudara

– Kesulitan menyusui

– Payudara kendor atau ptosis

– Terbentuknya jaringan parut (scar) di sekitar implan payudara dan pada luka operasi

– Jaringan di sekitar implan payudara mengeras

– Perdarahan

– Infeksi

– Masalah dengan hasil operasi, yaitu ukuran dan bentuk implan seperti tidak simetris

– Implan yang pecah dan bocor

Ketika gel salin pecah dan bocor, tubuh akan menyerap cairan garam tersebut. Payudara pun juga akan mengecil. Namun, ketika gel silikon pecah atau bocor, biasanya tidak akan menyebabkan gejala yang nyata atau disebut silent rupture.

Kondisi ini lebih berbahaya dibandingkan dengan cairan salin. Silikon yang keluar dapat menyebabkan benjolan di sekitar payudara, dinding dada, ketiak, tangan, bahkan perut.

Ketika komplikasi terjadi, implan payudara harus dikeluarkan atau diganti dengan yang baru. Pasien dengan implan gel silikon harus melakukan pemeriksaan MRI selama 3 tahun setelah prosedur, dan setiap 2 tahun setelahnya untuk memeriksa adanya silent rupture.

Implan payudara bukanlah satu kali operasi dalam seumur hidup. Semakin lama implan ada di dalam payudara Anda, semakin tinggi kemungkinan adanya operasi ulang, dan semakin besar pula risiko komplikasinya.

Karena dampaknya bagi kesehatan tidak main-main, Anda diharuskan untuk berkonsultasi ke dokter ahli sebelum melakukan prosedur ini.(*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Yuk, Rutin Konsumsi Biji-bijian, Bisa Kurangi Risiko Penyakit Jantung

28 September 2022 - 23:52 WIB

Murah Meriah! Kenalin Nih Batu Tawas Penghilang Bau Ketiak

28 September 2022 - 19:24 WIB

batu tawas bau ketiak

Nih Kata Pakar soal Kecanduan Seks, Kamu Termasuk?

28 September 2022 - 18:45 WIB

Dear Mahasiswa, Waspada 4 Gangguan Mental yang Rentan Dialami di Semester Akhir

28 September 2022 - 18:37 WIB

Selain Medis, Ini 7 Pilihan Obat Flu Alami

28 September 2022 - 18:16 WIB

Perhatikan Yuk, Ini Waktu Ideal untuk Berhubungan Seks

27 September 2022 - 20:48 WIB

Waktu ideal berhubungan seks
Trending di Kesehatan