BRIN Bantah Adanya Tanaman Koka di Kebun Raya Bogor

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Kota Bogor · 10 Agu 2022 07:48 WIB

BRIN Bantah Adanya Tanaman Koka di Kebun Raya Bogor


 BRIN Bantah Adanya Tanaman Koka di Kebun Raya Bogor Yang Disebutkan Oleh Salah Seorang Tersangka Kasus Narkotika. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

BRIN Bantah Adanya Tanaman Koka di Kebun Raya Bogor Yang Disebutkan Oleh Salah Seorang Tersangka Kasus Narkotika. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membantah adanya tanaman koka di Kebun Raya Bogor (KRB). Hal tersebut hasil tindak lanjut dari pengakuan salah seorang tersangka narkotika SDS (51) yang mengaku mendapat biji koka dari KRB.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menjelaskan bahwa, koleksi tumbuhan yang terdokumentasi dikelola oleh Bidang Registrasi yang mencatat setiap tumbuhan koleksi sejak penanaman.

Dari mulai asal bibit, tahun tanam, lokasi penanaman, identitas bibit dan jumlah, masa pertumbuhan, pembungaan, pembuahan, perbanyakan, hingga mati (penyebab, tahun).

“Informasi terkait koleksi Erythroxylum Novogranatense di Kebun Raya Bogor, merujuk pada pemberitaan di beberapa media massa yang menyatakan bahwa informasi biji koka berada di Kebun Raya Bogor (KRB), perlu diluruskan mengingat koleksi yang ada di KRB adalah Erythroxylum novogranatense, bukan koka (Erythroxylum coca),” kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dalam keterangannya, diterima Selasa 9 Agustus 2022.

Merujuk Peraturan Presiden Nomor 93 Tahun 2011, kaya Laksana, KRB adalah kawasan konservasi tumbuhan yang memiliki koleksi tumbuhan terdokumentasi.

Yang ditata berdasarkan pola klasifikasi taksonomi, bioregion, tematik atau kombinasi dari pola-pola tersebut untuk tujuan kegiatan konservasi, penelitian, pendidikan, wisata dan jasa lingkungan.

“Sebagai Kawasan konservasi yang memiliki fungsi ekoturisme, KRB terbuka bagi pengunjung dengan mengeluarkan Tata Tertib Pengunjung yang disampaikan melalui papan informasi, himbauan petugas maupun flyer, terutama dalam hal keamanan koleksi,” jelasnya.

Ia menegaskan, bidang registrasi juga yang mengeluarkan izin jika ada permintaan material tanaman atau bibit hasil perbanyakan tumbuhan koleksi KRB untuk tujuan penelitian maupun tukar menukar benih dengan kebun raya lain.

“Pemberitaan yang menyebutkan bahwa bibit koka berasal dari KRB perlu diluruskan mengingat koleksi yang ada di KRB adalah Erythroxylum novogranatense bukan koka (Erythroxylum coca),” tegasnya.

Berdasarkan data di Bagian Registrasi, tanaman ini (Erythroxylum novogranatense) berasal dari Hort. d’Ela Congo Belge, diterima di KRB sejak tanggal 29 November 1927 dan ditanam di vak. XV.J.B.VI.7.

Tanaman ini kemudian diperbanyak dan ditanam di  Vak XV.J.B.VI.18. pada 20 Januari 1978. Tanaman koleksi tersebut mati terkena hama di KRB tahun 2022.  Penjelasan rinci terkait koleksi Vak XV.J.B.VI.18.

Uraian rinci koleksi Erythoxylum Novogranatense merupakan tanaman koleksi Kebun Raya Bogor hasil pertukaran biji (seed exchange) dari Hort.d’Ela,Cogo Belgia.

Tanaman ini diterima di Kebun Raya Bogor pada tanggal 29 November 1927 (B19271129a) 1. XV.J.B.IV.7. (mati tanggal 5 November 1952). 2. XV.J.B.IV.7a. (mati 31 Agustus 1961).

Berikut adalah koleksi hasil perbanyakan di XV.J.B.VI.18. dan XV.J.B.VI.18a dari vak XV.J.B.VI.7 tersebut di atas, namun salah satunya (koleksi XV.J.B.VI.18a) sudah mati tanggal Maret 2008.

Bukti kartu koleksi XV.J.B.VI.18a yang mati. Namun koleksi XV.J.B.VI.18, setelah dilakukan inspeksi bulan Agustus 2022 ternyata kondisinya kering dan mati.***

(Muhammad Irfan Ramadan)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Dinkes Verifikasi Pemasangan ODF, Serka Rochim Ikut Mengawal

29 September 2022 - 19:29 WIB

Ciptakan Keluarga Sejahtera, Kota Bogor Gencar Lakukan Safari KB

29 September 2022 - 19:28 WIB

Safari KB

Diduga Mabuk, Remaja Asal Bekasi Ditemukan Terkapar di Bogor

29 September 2022 - 19:12 WIB

remaja mabuk

TNI Kawal Kegiatan BIAN kepada 1.437 Balita di Kota Bogor

29 September 2022 - 19:07 WIB

Lengkapi Surat-surat, Operasi Zebra Lodaya 2022 Bakal Digelar di Bogor

29 September 2022 - 18:51 WIB

'Operasi Zebra Lodaya 2022

Jadi Sumber Air Baku, Dirut Perumda Tirta Pakuan Susuri Sungai Ciliwung

29 September 2022 - 12:41 WIB

Trending di Kota Bogor