Fakta-fakta Banjir Bah di Korea Selatan, Kereta Api Lumpuh

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Internasional ยท 9 Agu 2022 21:17 WIB

Fakta-fakta Banjir Bah di Korea Selatan, Kereta Api Lumpuh


 Banjir di Seoul, Korea Selatan.(Antara via suaracom) Perbesar

Banjir di Seoul, Korea Selatan.(Antara via suaracom)

Bogordaily.net – Korea Selatan diterjang banjir bah. Tujuh orang dilaporkan tewas dalam peristiwa tersebut.

Banjir bandang itu menerjang sejumlah area utama di kota Seoul pada Senin 8 Agustus 2022 malam.

Banjir itu datang setelah hujan lebat mengguyur ibu kota Korea Selatan sejak siang hari. Akibatnya, pada Selasa 9 Agustus 2022 pagi, banyak bagian ibu kota yang terendam banjir, terjadi kecelakaan, penurunan tanah (longsor), hingga pemadaman listrik.

Berikut lima fakta banjir di Korea Selatan yang sempat trending di berbagai media sosial karena tergolong sangat parah.

1. Ada 7 Korban Tewas

Banjir bandang ini menyebabkan tujuh orang tewas dan enam lainnya hilang.

“Setidaknya tujuh orang tewas di area metropolitan Seoul, sementara tujuh lainnya hilang, akibat hujan deras sampai pada pukul 07.30 pagi ini,” ujar salah satu pejabat Kementerian Dalam Negeri Korsel, Selasa 9 Agustus 2022.

Mengutip The Korea Herald, tiga orang yang terdiri dari anak berusia 13 tahun dan dua orang dewasa berusia sekitar 40 tahun, tewas usai terperangkap di sebuah apartemen di distrik Gwanak-gu, Seoul.

Kemudian, seorang pegawai kantor distrik berusia sekitar 60 tahun juga tewas saat membersihkan pohon yang tumbang akibat badai. Penyebab kematiannya diduga tersengat listrik.

Di distrik Dongjak-gu, satu orang tewas saat hujan deras membanjiri rumahnya. Di kota Gwangju, Provinsi Gyeonggi, satu orang ditemukan tewas di bawah halte bus yang runtuh, dan yang lainnya tewas akibat longsor.

2. Curah Hujan Tinggi

Sejumlah wilayah Seoul, Kota Incheon, dan Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul dilanda hujan lebat yang menurunkan air lebih dari 100 milimeter per jam pada Senin malam.

Selain itu, curah hujan di Distrik Dongjak, Seoul, sempat mencapai 141,5 mm. Angka tersebut diketahui menjadi angka curah hujan tertinggi dalam per jam sejak tahun 1942.

3. Layanan Kereta Api Dihentikan

Banjir juga mengganggu layanan kereta api di seluruh kota sehingga dihentikan sementara. Ini dikarenakan air hujan yang menggenangi stasiun dan rel kereta bawah tanah.

4. Sebelumnya Ada Peringatan

Administrasi Meteorologi Korea sebelumnya telah mengeluarkan peringatan hujan lebat di daerah Seoul, kota pelabuhan barat Incheon, bagian utara Provinsi Gyeonggi dan Provinsi Gangwon utara.

Kantor berita Yonhap mengatakan hujan deras menyebabkan banjir dan pemadaman listrik di beberapa daerah. Warga di daerah dataran rendah dievakuasi demi keselamatan sementara bagian dari jalur kereta bawah tanah yang terpaksa berhenti.

5. Ada Instruksi dari Presiden

Sementara itu, akibat bencana alam yang masuk daftar rekor tersebut, menurut kantor kepresidenan, Presiden Yoon Suk Yeol mengarahkan tempat kerja publik dan swasta untuk mendorong karyawan menyesuaikan jam perjalanan mereka.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Pengumuman Putin: Rusia Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

1 Oktober 2022 - 08:18 WIB

Dituduh Lecehkan Anak-anak, Vatikan Jatuhkan Sanksi untuk Uskup Belo

30 September 2022 - 18:42 WIB

Tok! Thailand Legalkan Aborsi di Usia Kehamilan 20 Minggu

30 September 2022 - 17:31 WIB

Thailand legalkan Aborsi

Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

30 September 2022 - 17:26 WIB

Koin Raja Charles III

Ngeri! Bom Meledak saat Siswa di Afghanistan Ujian, 19 Orang Tewas

30 September 2022 - 15:41 WIB

Meja Bundar Jadi Saksi, PBB Bahas Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Rusia

30 September 2022 - 11:14 WIB

Pipa Gas Nord Stream
Trending di Internasional