Ihsan Ayatullah Sebut Berikan Uang Karena Diminta Auditor BPK

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Kabupaten Bogor ยท 8 Agu 2022 19:46 WIB

Ihsan Ayatullah Sebut Berikan Uang Karena Diminta Auditor BPK


 Ihsan Ayatullah Sebut Berikan Uang  Karena Diminta Auditor BPK Perbesar

Bogordaily.net – Terdakwa dugaan suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Ihsan Ayatullah buka suara saat agenda pemeriksaan saksi-saksi dalam lanjutan sidang Bupati Bogor Non aktif Ade Yasin di Pengadilan Tipikor Bandung, Jawa Barat, Senin 8 Agustus 2022.

Ia yang merupakan Kasubid di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) mengaku melakukan penarikan sejumlah uang ke perangkat daerah di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor lantaran adanya permintaan dari pihak BPK.

“Perlu saya sampaikan bahwa yang saya sampaikan kepada SKPD adalah permintaan BPK,” kata Ihsan saat diminta tanggapannya oleh Ketua Majelis Hakim Hera Kartiningsih.

Ihsan diketahui banyak menghimpun dana yang bersumber dari perangkat daerah dan pengusaha.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris BPKAD, Andri Hadian bahwa dirinya diminta tolong oleh Ihsan mengambil dana dari Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) senilai Rp100 juta.

Kemudian, saksi lain, Kasubag Penatausahaan Keuangan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Bogor, Rully Faturahman mengaku memberikan uang kepada Ihsan dari hasil meminjam kepada pengusaha dan sebagian uang pribadi.

“Kata Ihsan, BPK perlu uang. Saya yang mencari, untuk yang Rp50 juta, saya pinjam yang mulia. Yang Rp10 juta pribadi sendiri,” kata Rully.

Rully bahkan sempat diminta oleh Ihsan untuk menyiapkan dua rekening khusus untuk berurusan dengan BPK.

“Saudara Ihsan telepon saya bahwa BPK kali ini meminta cashless. Saya diminta Ihsan membikin rekening. Saya menyuruh staf saya membikin rekening,” paparnya.

Rully menerangkan bahwa apa yang dilakukan oleh Ihsan bukan atas perintah dari Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin, karena hubungan keduanya tidak terjalin baik.

“Jujur, saya baru ungkap di sini. Sepertinya kalau sama Ibu Ade kurang baik, (hubungan) Ihsan sama Ibu Bupati. Pernah satu kali kita menghadap untuk urusan yang lain. Itu ibu marah banget ke Ihsan, untung saya membelokkan ke pembicaraan yang lain,” ungkap Rully.

Menurutnya, Ihsan bahkan sempat batal naik jabatan di Pemerintah Kabupaten Bogor karena tidak mendapat restu dari Ade Yasin.

“Pernah Ihsan gagal dilantik,” kata Rully.

Pada agenda sidang pemeriksaan saksi-saksi yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Hera Kartiningsih ini, Jaksa KPK menghadirkan enam PNS dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai saksi.

Enam saksi itu dihadirkan untuk empat terdakwa, yakni Bupati nonaktif Ade Yasin, Kasubag Kasda Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Ihsan Ayatullah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Adam Maulana, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Rizki Tufik Hidayat.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Jalan Amblas di Cibungbulang, Akibatkan Kemacetan Panjang

29 September 2022 - 22:00 WIB

amblas cibungbulan

Maraknya Aksi Geng Motor, Polres Bogor Beri Himbauan Kepada Masyarakat

29 September 2022 - 21:41 WIB

aksi geng motor

Rudy Susmanto Dorong Pembangunan Huntap di Sukajaya

29 September 2022 - 21:39 WIB

Lpj Mandeg, Anggaran Desa di Kabupaten Bogor Bakal Distop

29 September 2022 - 16:49 WIB

pegawai honorer

Kondisi Duit Pemkab Bogor di RAPBD-P 2022. Nih Rinciannya!

29 September 2022 - 16:24 WIB

Tanam Ganja di Pollybag, Dua Orang Ditangkap Polres Bogor

29 September 2022 - 15:04 WIB

Trending di Kabupaten Bogor