Wednesday, 4 February 2026
HomeKabupaten BogorIngin Kembangkan Kopi Bogor, Pemkab Bogor Audiensi dengan AEKI

Ingin Kembangkan Kopi Bogor, Pemkab Bogor Audiensi dengan AEKI

Bogordaily.net–  Fasilitator PT Astra Internasional dalam hal ini Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia (AEKI) bersama Yayasan Mitra Organik melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor. Hal tersebut dilakukan dalam rangka mendorong peningkatan produktivitas petani kopi Kabupaten Bogor serta menciptakan petani bersertifikat organik internasional.

Audiensi diterima langsung oleh Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan di Ruang Rapat Wakil Bupati Bogor, Rabu, 24 Agustus 2022.

Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan sangat apresiasi dan berterima kasih kepada pihak AEKI yang fokus mendukung sektor pertanian kopi di Kabupaten Bogor. Terlebih Kabupaten Bogor memiliki potensi kopi jenis robusta yang cukup besar di wilayah Bogor Timur dan beberapa kopi arabika di wilayah Bogor Selatan meskipun jumlahnya tidak sebesar kopi robusta.

“Kami harap dengan kegiatan ini selain meningkatkan produksi kopi Bogor, juga dapat membina para petani kopi Kabupaten Bogor dalam menghasilkan kopi dengan kualitas terbaik, sehingga kopi Bogor bisa mendunia,” ujar Iwan Setiawan.

Kepala Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nurianty menerangkan, pihaknya bersama Fasilitator PT Astra Internasional tengah berupaya mengembangkan kopi arabika di Bogor agar bisa berkembang seperti kopi robusta. Sebab kopi robusta dari luasan, kualitas hingga Indikasi Geografis (IG) atau paten dari satu produk yang ada di daerah tertentu sudah cukup baik.

“Rencananya pengembangan kopi arabika akan dilakukan di dua wilayah kecamatan yakni Kecamatan Megamendung dan Cisarua melalui Kelompok Petani Cikoneng Tugu Utara dan Kelompok Tani Paseban,” jelasnya.

Untuk itu, kata Nurianty pihaknya menggandeng Yayasan Mitra Organik selain pengembangan kopi juga fokus pada pembinaan para petani serta meningkatkan kualitas dan kuantitas produktivitas mereka juga didorong bisa mendapatkan sertifikat organik.

Sementara itu Fasilitator Astra, Atam Gutama mengatakan, tujuan audiensi dilakukan untuk mendukung peningkatan produktivitas petani kopi secara besar-besaran yang biasanya panen kopi ceri 2,5 ton akan ditingkatkan menjadi 10-15 ton kopi ceri dalam sekali panen. Ia melihat Kabupaten Bogor memiliki potensi dan kualitas kopi cukup baik, tetapi jumlahnya belum cukup besar salah satunya kopi arabika.

Menurutnya, pembinaan yang akan dilakukan terhadap para petani kopi dimulai dari proses pemetikan, pasca panen hingga pemasaran, karena dengan teknik budidaya kopi yang baik, bukan kenikmatan rasa juga berpengaruh terhadap nilai harganya.

“Itulah yang melatarbelakangi kami melakukan audiensi dengan Pemkab Bogor. Target kami pengembangan perkebunan kopi ini bisa menjadi pegangan hidup para petani agar hidup lebih sejahtera,” kata Atam.

Dengan petani sejahtera, menurut Atam, maka petani akan merawat kopinya lebih baik, sehingga mulai ketersediaan produk dan kualitas hingga pemasaran bisa meluas, tidak hanya pasar lokal tetapi juga pasar internasional, sehingga bisa membranding Kopi Bogor dengan maksimal.(Albin Pandita)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here