Alasan Thomas Tuchel dan Antonio Conte Cekcok Usai Chelsea

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Sport · 15 Agu 2022 09:05 WIB

Ini Alasan Thomas Tuchel dan Antonio Conte Cekcok Usai Chelsea Vs Tottenham Hotspur


 Dipinngir Lapangan Thomas Tuchel dan Antonio Conte Tampak Bersitegang dan Saling Adu Mulut.(sportstar/Bogordaily.net) Perbesar

Dipinngir Lapangan Thomas Tuchel dan Antonio Conte Tampak Bersitegang dan Saling Adu Mulut.(sportstar/Bogordaily.net)

Bogordaliy.net – Usai laga lanjutan Liga Inggris 2022-2023, Chelsea ditahan Imbang Tottenham Hotspur 2-2. Kedua pelatih, Thomas Tuchel dan Antonio Conte tampak bersitegang dan cekcok  saling adu mulut.

The Blues yang bertindak sebagai tim tuan rumah dalam laga bertajuk Derby London ini tampil lebih dominan. Pasukan Thomas Tuchel sukses menjebol gawang The Lilywhites melalui gol Kalidou Koulibaly (19’) dan Reece James (77’).

Akan tetapi, Tottenham bisa menyamakan kedudukan secara dramatis melalui Pierre-Emile Hojbjerg (68’) dan Harry Kane (90+6’).

Selepas laga, mereka saling berjabat tangan. Akan tetapi, Tuchel menolak untuk melepaskan lengan Conte, sehingga itu juga memicu cekcok di antara keduanya.

Conte tampak langsung melontarkan kata-kata yang membuat Tuchel kesal. Perdebatan tersebut membuat kedua pelatih itu diusir keluar lapangan oleh wasit.

Mulanya, Conte merayakan gol dramatis Harry Kane di penghujung laga dengan terlalu dekat di bangku cadangan Chelsea. Hal inilah awal yang memicu Tuchel marah.

Meski demikian, Thomas Tuchel telah memberikan klarifikasi mengenai insiden cekcok nya dengan Antonio Conte ini dengan santai. Menurutnya, kejadian itu hanya emosi yang biasa dalam dunia sepak bola. Oleh karena itu, dia berharap tidak membesar-besarkan kejadian tersebut.

“Ini emosional sepak bola. Kita tidak perlu memanaskannya. Anda memiliki pelatih emosional di pinggir lapangan dan hanya itu,” kata Tuchel kepada Sky Sports, dilansir dari Goal Internasional, Senin, 15 Agustus 2022.

“Ayo teman-teman, itu di antara dua pesaing dan tidak ada hal buruk yang terjadi. Kami tidak saling menghina, kami tidak saling memukul, kami berjuang untuk tim kami,” ucapnya.

Kendati demikian, Tuchel juga menyadari bahwa laga tersebut memang membawa tensi yang tinggi. Selain faktor gengsi dan cuaca yang panas, para pendukung juga mempengaruhi emosi kedua belah pihak.

“Itu panas dari suhu dan panas di antara bangku dan panas di lapangan dan panas di antara penonton. Semua yang Anda inginkan dan apa yang Anda harapkan dalam pertandingan seperti ini di awal musim,” cetus Tuchel.

“Itu adalah pertandingan yang brilian dan sayangnya kami tidak mendapatkan kemenangan yang pantas kami dapatkan,” tandasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sip! PSSI Perpanjang Kontrak Shin Tae-yong

26 September 2022 - 09:50 WIB

Review Pertandingan UEFA Nations League Tadi Malam: Belanda Yes, Perancis No

26 September 2022 - 07:25 WIB

Shin Tae-yong Ajukan Nama Pemain Naturalisasi Timnas U-20 Indonesia

26 September 2022 - 07:16 WIB

Pemain Naturalisasi Timnas U-20

Kabar Gembira, Area Stadion Pakansari Dibuka Untuk Masyarakat

25 September 2022 - 17:12 WIB

Area stadion pakansari

MotoGP Jepang 2022: Jack Miller Juara, Marquez Keempat

25 September 2022 - 14:16 WIB

Jatuh saat Pemanasan di MotoGP Jepang, Begini Kondisi Marquez

25 September 2022 - 12:49 WIB

Trending di Sport