Kembali Torehkan Prestasi Internasional, BRI Borong 3 Penghargaan Alpha South East Asia 2022

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Ekonomi · 12 Agu 2022 11:58 WIB

Kembali Torehkan Prestasi Internasional, BRI Borong 3 Penghargaan Alpha South East Asia 2022


 SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi. (Dok. BRI/Bogordaily.net) Perbesar

SEVP Treasury & Global Services BRI Achmad Royadi. (Dok. BRI/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menorehkan prestasi atas capaian terbaiknya. Kinerja cemerlang BRI berhasil meraih penghargaan di ajang 12th Annual Treasury & FX Awards 2022 yang diselenggarakan oleh Alpha South East Asia.

Tiga penghargaan tersebut, yakni Best FX Bank for Structured Products: Commodities, Credit, Equity, FX and Multi-Asset, Best FX Bank for Money Market Products, dan Best FX Bank for Retail Clients.

SEVP Treasury dan Global Services BRI Achmad Royadi mengatakan, perseroan mengapresiasi penghargaan ini. Menurutnya, predikat ini akan menjadi semangat untuk terus memberikan kontribusi terbaik.

“Ini membuktikan bahwa kinerja BRI mendapat pengakuan dan kredibilitas internasional di mata shareholder. Penghargaan-penghargaan yang diberikan akan menjadi motivasi bagi kami untuk mendorong kinerja terbaik BRI,” ujarnya dalam keterangan yang diterima Bogordaily.net, Jumat, 12 Agustus 2022.

Achmad menjelaskan selama ini bisnis treasury BRI porsinya pun terus ditingkatkan setiap tahun untuk ikut menopang total fee dan pendapatan operasional. Pada 2018, sumbangsih treasury BRI naik menjadi Rp1,51 triliun dengan total fee dan pendapatan operasional lainnya yang mencapai Rp22,7 triliun. Pada 2019 nilainya mencapai Rp1,69 triliun dari total Rp27,5 triliun.

Kemudian pada 2020 bisnis treasury berkontribusi mencapai Rp.4,05 triliun dari total fee dan pendapatan operasional lainnya yang sebesar Rp28,43 triliun. Selanjutnya, pada paruh pertama 2021 nilainya mencapai Rp2,66 triliun dari total Rp16,3 triliun dan bisnis treasury berkontribusi sebesar Rp4,92 triliun atau sebesar 15.19% pada fee dan pendapatan operasional lainnya sepanjang tahun 2021 sebesar Rp32,40 triliun.

Adapun untuk kinerja BRI secara umum, hingga akhir kuartal II-2022, BRI secara konsolidasian (BRI Group) juga berhasil mencatatkan laba bersih senilai Rp24,88 triliun atau tumbuh 98,38% year-on-year (yoy) dengan total aset meningkat 6,37% yoy menjadi Rp1.652,84 triliun. Dari sisi pembiayaan, BRI juga berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp1.104,79 triliun atau tumbuh 8,75% yoy.

Ke depan, BRI akan terus melanjutkan capaian positif tersebut dan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Indonesia. Sebagai informasi, penghargaan Alpha South East Asia menilai sejumlah kriteria dalam proses penilaian, antara lain kemampuan keuangan bank, aset dan performa atau kemampuan dan kinerja perseroan. Selain itu, kemampuan beradaptasi dan inovasi perseroan juga dinilai dalam melayani kebutuhan nasabah.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

KemenKopUKM Masifkan Workshop Kewirausahaan di Babel Cetak Wirausaha Baru

29 September 2022 - 21:55 WIB

RR Sebut Kelemahan Struktural Ekonomi Indonesia, Biang Kerok Rupiah Jeblok

29 September 2022 - 16:34 WIB

Teten Masduki Raih Tokoh Pemulihan dan Digitalisasi UMKM pada Ajang Rakyat Merdeka Award 2022

29 September 2022 - 14:53 WIB

Dolar AS Menguat di Atas Rp 15.270, Rupiah Diramalkan Terpuruk

29 September 2022 - 12:20 WIB

Dolar AS Menguat

KemenKopUKM Fokus Perkuat Kesiapan SDM untuk Kembangkan RPB UMKM di Aceh

29 September 2022 - 11:37 WIB

UMKM di Aceh

Dorong Pelaku Usaha Bangkit, Dirut BRI Sunarso Dinobatkan Sebagai Tokoh Pembiayaan dan Pemberdayaan UMKM

29 September 2022 - 09:19 WIB

Dirut BRI Sunarso
Trending di Ekonomi