Ketum Projo Mengancam Siapa Partai, Perbrdaan, Demokrasi

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Nasional ยท 13 Agu 2022 10:58 WIB

Ketum Projo Mengancam Siapa Partai, Perbrdaan, Demokrasi atau Konstitusi


 Adian Napitupulu. Perbesar

Adian Napitupulu.

Bogordaily.net – Pernyataan bernada ancaman dari Ketua Umum Projo “Karena kalau kalah meleset, bos, masuk penjara,”akan berdampak panjang termasuk berpotensi menguatnya polarisasi bahkan bisa merusak kualitas proses demokrasi karena demokrasi yang sehat hanya bisa tumbuh jika proses politik elektoral berjalan dalam kegembiraan bukan dalam ancaman dalam segala macam bentuknya.

Mengkaitkan kalah menang Pemilu dengan Penjara disisi lain bisa diartikan bahwa Projo menuding Presiden Jokowi selama 2 Periode gagal memisahkan penegakan hukum dan pilihan politik dengan kata lain penegakan hukum ditentukan oleh siapa yang menang dalam Pemilu.

Kalimat ketum Projo itu kenapa bisa serupa dengan _mind set_ orde baru yang menggunakan ancaman hukum dalam hal ini penjara pada partai politik dan siapapun yang berbeda pilihan politik dengan Orde Baru. Tentu sangat di sayangkan di era Reformasi saat ini pernyataan serupa masih saja bisa diucapkan.

Penjara itu sanksi hukum dari perbuatan yang melanggar hukum, bertentangan dengan hukum, tidak sesuai dengan kaidah hukum atau melawan hukum bukan sanksi dari perbedaan Politik bukan sanksi dari perbedaan pilihan dalam pemilu.

Dalam pilkada bahkan pilkades sekalipun, jika hanya ada satu calon maka untuk memastikan hak demokrasi berjalan selalu ada ruang bagi yang tidak bersetuju pada calon itu.

Sehingga panitia penyelenggara pemilihan memungkinkan membuat satu kotak kosong agar Rakyat tetap boleh punya pilihan. Perbedaan Pilihan itu bahkan di lindungi oleh konstitusi kita.

Salah satu kelebihan sistem Demokrasi di banding sistem lainnya adalah karena Demokrasi membuka ruang dan berterima terhadap perbedaan apapun selama sesuai dengan koridor hukum dan nilai nilai Hak Azazi Manusia, termasuk membuka ruang pada perbedaan memilih Capres dan Cawapres bagi Partai dan perbedaan memilih bagi Rakyat dalam bilik suara.

Jadi sebenarnya pernyataan Ketum Projo itu mengancam Partai, mengancam pelaku politik atau justeru mengancam Demokrasi dengan mengancam perbedaan pilihan atau jangan jangan malah mengancam konstitusi yang jelas jelas melindungi Perbedaan. Untuk itu perlu rasanya Ketum Projo meralat dan meluruskan apa maksud dari pernyataannya.(*)

Oleh : Adian Napitupulu

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

BPKB Elektronik Pakai Teknologi Berbasis Cip

29 September 2022 - 23:01 WIB

Kelakuan Monyet di Ubud, Doyan Masturbasi Pakai Batu

29 September 2022 - 21:06 WIB

Monyet batu masturbasi

Dear Para Istri, Ini 8 Doa untuk Suami agar Rumah Tangga Harmonis

29 September 2022 - 20:23 WIB

Pagi

Biar Paham! Nih, Penjelasan Tentang KDRT dan Hukuman Buat Pelakunya

29 September 2022 - 16:54 WIB

Menggemaskan, Ini 8 Inspirasi Nama Bayi dari Buah-buahan

29 September 2022 - 15:49 WIB

Nama bayi buah-buahan

Akibat Cuaca Buruk, Pesawat Lion Air Mendarat Darurat di Biak

29 September 2022 - 14:50 WIB

Lion air mendarat darurat
Trending di Nasional