Mantan Pengacara akan Gugat Surat Pencabutan Kuasa Bharada E

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Nasional · 13 Agu 2022 19:34 WIB

Mantan Pengacara akan Gugat Surat Pencabutan Kuasa Bharada E


 Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E alias Richard Eliezer. (M Yasir/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Deolipa Yumara mantan pengacara Bharada E alias Richard Eliezer. (M Yasir/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Bharada E alias Richard Eliezer telah mencabut kuasa terhadap pengacaranya. Mantan pengacara Bharada E Deolipa Yumara berencana melayangkan gugatan materil dan formil terkait surat pencabutan kuasa tersebut.

Gugatan tersebut rencananya akan dilayangkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 15 Agustus 2022.

Menurut Deolipa upaya ini diambil atas perintah seseorang yang disebutnya ‘Sinto Gendeng’. Gugatan tersebut dilakukan juga demi mengamankan berita acara pemeriksaan atau BAP Bharada E saat didampingi dan ditandatangani olehnya.

“Saya hari Senin atas perintah ‘Sinto Gendeng’ membuat gugatan supaya BAP tetap aman. Karena sekarang posisinya status quo. Jadi saya sekarang pengacara status quo, saya tetap pengacara Bharada E, tapi tidak boleh bertindak dalam penegakan hukum,” kata Deolipa di Depok, Sabtu, 13 Agustus 2022 sebagaimana dilansir Suara.com.

Ia pun mewanti-wanti penyidik untuk memastikan tidak ada perubahan BAP Bharada E. Sebab jika terjadi perubahan maka menjadi cacat formil sehingga pelaku dalam pembunuhan berencana terhadap Brigadir J alias Nopryansah Yosua bisa melakukan gugatan dan terbebas dari hukuman.

“Saya wanti-wanti ke penyidik Bareskrim supaya hati-hati. Ketika status quo, jangan ada perubahan BAP,” kata mantan pengacara Bharada E tersebut.

Di sisi lain, Deolipa juga meragukan surat pencabutan kuasa tersebut benar-benar dibuat dan ditandatangani oleh Bharada E. Terlebih, surat tersebut diketik buan ditulis tangan. Padahal, menurut Deolipa, antara dirinya dan Bharada memiliki kode.

“Nyanyian kode itu adalah setiap lu (Bharada E) tanda tangan surat atau apapun juga lu harus tulis tanggal sama jam di samping tanda tangan atau di atas. Baik surat itu bermaterai atau tidak,” ungkapnya.

“Surat pencabutan kuasa Bharada E ke saya. Ini yang terakhir kan nggak ada tanggal sama jam, yang diketik ini,” imbuhnya.***

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

BPKB Elektronik Pakai Teknologi Berbasis Cip

29 September 2022 - 23:01 WIB

Kelakuan Monyet di Ubud, Doyan Masturbasi Pakai Batu

29 September 2022 - 21:06 WIB

Monyet batu masturbasi

Dear Para Istri, Ini 8 Doa untuk Suami agar Rumah Tangga Harmonis

29 September 2022 - 20:23 WIB

Pagi

Biar Paham! Nih, Penjelasan Tentang KDRT dan Hukuman Buat Pelakunya

29 September 2022 - 16:54 WIB

Menggemaskan, Ini 8 Inspirasi Nama Bayi dari Buah-buahan

29 September 2022 - 15:49 WIB

Nama bayi buah-buahan

Akibat Cuaca Buruk, Pesawat Lion Air Mendarat Darurat di Biak

29 September 2022 - 14:50 WIB

Lion air mendarat darurat
Trending di Nasional