Mengenang Mayor Oking, Salah Satu Sosok Pahlawan dari Bogor

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Tokoh · 17 Agu 2022 14:35 WIB

Mengenang Mayor Oking, Salah Satu Sosok Pahlawan dari Bogor


 Mayor Oking.(Sebekasi.com/Bogordaily.net) Perbesar

Mayor Oking.(Sebekasi.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net Nama Mayor Oking tentu tak asing bagi warga Bogor. Ya, Mayor Oking  diabadikan menjadi nama jalan di Bogor dan Bekasi ini merupakan salah satu pahlawan Kemerdekaan RI.

Raden Oking Djayaatmadja atau lebih dikenal dengan nama Mayor Oking dikenal sebagai pejuang pada masa Perang Revolusi antara tahun 1945 hingga 1949. Namanya diabadikan menjadi nama sebuah Jalan di kawasan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kecamatan Bogor Kota Bogor dan di Bekasi.

Dilansir dari johnnysuyudisite.blogspot.com, Mayor Oking lahir tahun 1918 dan wafat pada usia 45 tahun tepatnya 7 Oktober 1963 dalam keadaan sakit.

Semasa hidup Mayor Oking pernah menjadi Komandan Kompi. Setelah beberapa saat Kemerdekaan RI, pasukan sekutu NICA yakni tentara Inggris masuk menyerang wilayah Sukabumi melalui Pelabuhan Ratu, dengan gigihnya pasukan Siliwangi yang dipimpin oleh Mayor Oking dapat menghalau dan melawan sehingga pasukan Inggris mundur balik serta tidak dapat masuk ke Sukabumi.

Kemudian pada tahun 1948 pasukan yang dipimpin Mayor Oking dan bermarkas di Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut ditugaskan hijrah bersama pasukan Siliwangi ke Yogyakarta atau lebih dikenal dengan Long March Siliwangi. Lalu untuk penumpasan DI/TII ditugaskanlah Komandan Letjen M. Sanip.

Setelah pasukan Siliwangi hijrah ke Yogyakarta untuk menumpas gembong PKI Muso sebagai Komandan Kompi Mayor Oking dan Komandan Batalyon dipimpin Jenderal Umar Wirahadi Kusuma terlibat pertempuran.

Pertempuran PKI Muso yang dipimpin oleh Mayor Oking terjadi Stasiun Balapan Solo. Dalam pertempuran tersebut Mayor Oking tertembak lengan kanannya sehingga harus diamputasi. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit, Mayor Oking sempat dikunjungi dan dipeluk Jendral Soedirman disaksikan oleh Jenderal Gatot Subroto dan A.H. Nasution.

Setelah itu pasukan Siliwangi kembali ke Jawa Barat dengan berjalan kaki selama tiga bulan. Mereka melakukan perjalanan pada malam hari karena jika melakukan perjalanan pada siang hari mereka khawatir diserang penjajah Inggris. Nah setibanya di Jawa Barat, mereka bermarkas di daerah Teluk Jambe Kabupaten Karawang.

Mayor Oking juga terlibat dalam penumpasan gerombolan DI/TII di Gunung Salak pimpinan Palar. Mereka menyerah dan turun ke Kota Bogor. Begitu pula penumpasan gerombolan di Cariu, Bogor yang juga menyerah.

Sementara itu sejarah nama Jalan Mayor Oking di Bogor dan Bekasi merupakan instruksi Jenderal AH. Nasution kepada Bupati Bogor. Bupati Bogor kala itu dengan anggota DPR mengadakan sidang Paripurna dan disahkan oleh DPR Kabupaten Bogor pada tahun 1972. Nama Mayor Oking pun tersemat hingga sekarang dan menjadi bagian sejarah perjuangan Kemerdekaan RI.***

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Profil dan Biodata Evie Effendi, Ustaz Gaul dari Bandung

26 September 2022 - 09:02 WIB

Sosok Jenderal Li Qiaoming, Diduga Dalang Kudeta Xi Jinping

26 September 2022 - 06:29 WIB

Li Qiaoming

Sosok Tajudin Tabri, Pimpinan DPRD yang Viral Gegara Injak Sopir Truk

25 September 2022 - 16:25 WIB

Sosok Yosep Parera, Pengacara dan Youtuber yang Jadi Tersangka KPK

25 September 2022 - 11:35 WIB

Profil Dimas Drajad, Bomber Timnas Berpangkat Serda

24 September 2022 - 22:30 WIB

Profil Sudrajad Dimyati, Hakim Agung MA yang Jadi Tersangka KPK

23 September 2022 - 12:01 WIB

Trending di Tokoh