Mobile Seamless Learning di Era Merdeka Belajar

Menu

Mode Gelap
Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022 Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022

Nasional · 13 Agu 2022 14:21 WIB

Penelitian Literasi Digital dengan Metode Mobile Seamless Learning di Era Merdeka Belajar untuk Pendidik PAUD 


 Pendidik PAUD harus adaptif dan fleksibel termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Pendidik PAUD harus adaptif dan fleksibel termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Impelementasi konsep merdeka belajar dalam pendidikan di era digital diartikan sebagai pendidikan yang terjadi bukan hanya di ruang kelas, namun dapat diciptakan proses pembelajaran yang tak terbatas oleh ruang dan waktu.

Pendidik PAUD harus adaptif dan fleksibel termasuk dalam pemanfaatan teknologi untuk pembelajaran.

Hal ini sejalan dengan Kompetensi Profesional Guru yakni mampu memanfaatkan teknologi dan informasi untuk kepentingan pembelajaran.

Setelah penggunaan kurikulum darurat di Era Pandemi pada tahun 2020-2021 yang lalu, kini pada tahun 2022-2024 Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI meluncurkan Kurikulum Prototype yang menekankan arti penting literasi dini.

Berkaitan dengan hal tersbut, Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang berkolaborasi dengan Pengurus Pusat Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (PP-GPMB) melakukan penelitian tentang Mobile Seamless Learning: Model Pengembangan Kemampuan Literasi Membaca Anak Usia Dini dalam Merdeka Belajar.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui skema Hibah Riset Keilmuan.

Penelitian diawali oleh pelaksanaan Workshop Literasi Digital yang ditujukan bagi Pendidik PAUD di wilayah Jadebotabek berjumlah 30 orang. Para Pendidik PAUD ini sekaligus menjadi orangtua yang memiliki anak usia 4-6 tahun.

Tim Peneliti diketuai oleh Ibu Adiyati Fathu Roshonah, dosen Prodi PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) di FIP UMJ yang juga sebagai Kepala Biro Prokestra (Program Kegiatan dan Strategi Minat Baca di Pengurus Pusat GPMB, dengan dibantu oleh Erik Yuda Pratama, ahli Literasi Digital dari Universitas Islam Ibn Khaldun Bogor.

Tim Peneliti terdiri dari 2 (dua) orang dosen yakni Rikaro Ramadi (dosen Prodi Teknologi Informasi FIP UMJ) dan Astuti Darmiyati (dosen Fakultas Agama Islam Universitas Singaperbangsa Karawang), sekaligus sebagai Wakil Direktur Lemkalit (Lembaga Kajian dan Penelitian) PP GPMB.

Tim Peneliti juga melibatkan 5 (lima) mahasiswa tingkat akhir Prodi PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta. Mahasiswa dalam hal ini sekaligus sebagai fasilitator workshop.

Kegiatan Workshop Literasi Digital berlangsung dalam 3 (tiga) kali tatap muka pada 12 dan 26 Februari serta 26 Maret 2022. Kegiatan workshop ini dibuka oleh Bapak Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Iswan, MSi. Yang diwakili oleh Ibu Wadek 2 Ibu Dr. Diah Andikasari, M.Pd.

Dalam sambutannya, Diah menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari Hibah Riset Keilmuan yang diinisiasi oleh LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) dan Kemdikbudristek RI.

Pada Tahun 2022 ini di Universitas Muhammadiyah Jakarta terdapat 4 (empat) tim peneliti yang lolos seleksi hibah, salah satunya diwakili oleh Tim Peneliti dari Fakultas Ilmu Pendidikan. Sementara itu, rangkaian penelitian ini telah selesai dirampungkan pada bulan Agustus 2022.

Penelitian ini merupakan Penelitian Pengembangan (R&D) dengan mengadaptasi Model ADDIE bertujuan untuk mengembangkan model literasi membaca dengan Mobile Seamless Learning.

Menurut Adiyati sebagai Ketua Tim Peneliti riset ini penting dilakukan, karena sebagai Pendidik yang Profesional sesuai kompetensinya, Para Pendidik PAUD harus memiliki kemampuan mengadaptasi teknologi dalam pembelajaran.

Apalagi mereka menghadap anak generasi Alfa yang sangat familiar dengan teknologi. Meski demikian penggunaan berbagai aplikasi digital harus tetap selalu dalam pantuan dan edukasi serta pengarahan baik dari Pendidik maupun orangtua di rumah.(*)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

BPKB Elektronik Pakai Teknologi Berbasis Cip

29 September 2022 - 23:01 WIB

Kelakuan Monyet di Ubud, Doyan Masturbasi Pakai Batu

29 September 2022 - 21:06 WIB

Monyet batu masturbasi

Dear Para Istri, Ini 8 Doa untuk Suami agar Rumah Tangga Harmonis

29 September 2022 - 20:23 WIB

Pagi

Biar Paham! Nih, Penjelasan Tentang KDRT dan Hukuman Buat Pelakunya

29 September 2022 - 16:54 WIB

Menggemaskan, Ini 8 Inspirasi Nama Bayi dari Buah-buahan

29 September 2022 - 15:49 WIB

Nama bayi buah-buahan

Akibat Cuaca Buruk, Pesawat Lion Air Mendarat Darurat di Biak

29 September 2022 - 14:50 WIB

Lion air mendarat darurat
Trending di Nasional