Pentingnya Kalsium Bagi Kesehatan Tulang

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Kesehatan · 5 Agu 2022 18:37 WIB

Pentingnya Kalsium Bagi Kesehatan Tulang


 Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Seiring dengan bertambahnya usia seseorang, Kesehatan tulang tentu semakin penting. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan tulang disarankan mencukupi kebutuhan kalsium.

Mengutip dari dokter spesialis bedah ortopedi dr Isa An Nagib menyebut asupan kalsium masyarakat Indonesia masih sangat rendah, yaitu 254 mg per hari. Angka ini jauh di bawah kebutuhan kalsium harian 1.000 sampai 1.200 mg per hari.

Adapun fungsi kalsium pada tulang adalah untuk pembentukan struktur tulang menjadi padat dan kuat melalui proses kalsifikasi atau pemadatan tulang.

“Kalsium merupakan 99 persen komposisi dalam tulang (pengisi tulang),” ujar dokter Isa dalam acara Diskusi Kesehatan Imboost Bone, di Jakarta.

Menurut dia, defisiensi kalsium selain ditandai dengan kondisi kadar kalsium rendah dalam darah, juga disertai dengan osteopenia, kondisi kadar cikal bakal kepadatan tulang yang rendah. Defisiensi kalsium dapat memicu terjadinya pengeroposan tulang.

Osteoporosis merupakan kondisi menurunnya kepadatan tulang di mana penyakit ini dikenal sebagai “silent disease”.

Penyakit ini tidak bergejala apa-apa, sehingga sering kali pasien datang ketika sudah dalam kondisi patah tulang.

Dr Isa mengatakan, kebutuhan harian kalsium berbeda jumlahnya berdasarkan umur.

Usia satu sampai tiga tahun hanya membutuhkan 700 mg kalsium per harinya, sedangkan di usia empat sampai delapan tahun akan meningkat menjadi 1.000 mg per hari.

Lalu, dosisnya 1.300 mg per hari pada usia sembilan sampai 18 tahun. Dosis 1.300 mg per hari ini juga diperlukan pada seorang perempuan saat hamil.

“Kita tidak bisa memastikan apakah dari makanan, susu, dan sebagainya bisa mendapatkan kalsium dengan kadar sebesar itu,” katanya.

Dia menyarankan untuk mengonsumsi suplemen tulang, sebagai tambahan dari makanan atau susu yang dikonsumsi.

Suplemen berfungsi sebagai salah satu filling alias pengisi kepadatan tulang sehingga kondisi kesehatan tulang tidak cenderung tergerus terus.

Suplemen kalsium berperan melengkapi kebutuhan harian kalsium. Suplemen kalsium saja hanya diserap 10 sampai 15 persen kalsium ke tulang.

Namun, bila ditambah magnesium, vitamin K2, dan D3 maka penyerapan kalsium meningkat jadi 30 sampai 40 persen.

Di sisi lain, mengonsumsi kalsium dan vitamin D3 juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Pada saat pandemi, orang banyak minum vitamin D3 dengan kandungan kalsium tinggi.

“Jika kalsium tersebut itu tidak masuk pada tempatnya, misalnya ke usus, itu akan berbahaya, bahkan kalsium juga bisa numpuk ke ginjal, kalau tidak ada yang mengarahkan,” tukasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Buah Apel Bisa Jadi Camilan Sehat untuk Kurangi Resiko Kematian

15 Agustus 2022 - 07:26 WIB

buah apel

Konsumsi Ikan Dapat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

14 Agustus 2022 - 08:33 WIB

Konsumsi Ikan

5 Hal yang Dilakukan Sebelum Tidur demi Kesehatan

13 Agustus 2022 - 18:28 WIB

Dilakukan sebelum tidur

Salah Satunya Mencerahkan Kulit, Ini 5 Manfaat Apel untuk Kesehatan Wajah

13 Agustus 2022 - 16:34 WIB

Ngeri, Pesan Dokter Boyke Jangan Keseringan Minum Kopi Obat Kuat Berbahaya!!!

12 Agustus 2022 - 18:53 WIB

Kebiasaan Pagi Hari

Kenali 5 Sinyal Tubuh Alami Dehidrasi, Jangan Diabaikan!

12 Agustus 2022 - 11:49 WIB

Dehidrasi
Trending di Kesehatan