Friday, 11 April 2025
HomeKota BogorSambut Tahun Baru Islam, Minaqu Santuni Puluhan Anak Yatim

Sambut Tahun Baru Islam, Minaqu Santuni Puluhan Anak Yatim

Bogordaily.net–  menggelar santunan terhadap puluhan dalam kegiatan Jumat Berkah sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1444 Hijriah. Dalam acara tersebut, Minaqu Indonesia selaku eksportir tanaman hias asal Kota Bogor membagikan sejumlah paket bantuan kepada anak-anak duafa di kantornya, Jumat, 12 Agustus 2022.

Direktur Minaqu Indonesia, Yasmin Sanad menilai bulan Muharram ini akan mengawali berbagai langkah dan usaha perusahaan ke depannya.

“Di Tahun Baru Islam ini, Minaqu mencari keberkahan dengan berbagi bersama piatu sekitaran kantor. Karena Minaqu dibangun juga ada saham Allah Swt. Jadi CSR (Corporate Social Responsibility) juga harus nomor satu agar semua mendapat keberkahan, ridha, dan Allah lancarkan semua usahanya,” terang Yasmin, usai acara tersebut, Jumat 12 Agustus 2022.

Santunan dalam kegiatan Jumat Berkah sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1444 H yang digelar Minaqu Indonesia, Jumat, 12 Agustus 2022.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bantuan itu disalurkan kepada anak- di sekitar kantor Minaqu. Biasanya, kata Yasmin, kegiatan rutin bulanan itu dilakukan secara bergiliran di tiga kantor Minaqu. Kali ini, mereka membagikan santunannya di kantor yang berada di kawasan Ciapus. Puluhan berkumpul di sana.

Acara santunan itu dirangkaikan dengan doa bersama dan karyawan. Tak ketinggalan, cerita-cerita bersama . Ditutup dengan doa dari ustaz yang juga diundang dalam acara tersebut dan foto bersama.

Menurut Yasmin, bantuan untuk anak- itu juga akan menjadi doa tersendiri bagi perusahaannya. Ia yakin, doa mereka menjadi senjata ampuh untuk keluar dari krisis perekonomian yang melanda negeri.

Minaqu Indonesia menggelar santunan terhadap puluhan dalam kegiatan Jumat Berkah sekaligus memperingati Tahun Baru Islam 1444 H.(Istimewa/Bogordaily.net)

Situasi perekonomian saat ini masih cukup menantang. Inflasi yang menguat dan Perang Rusia-Ukraina juga sangat berpengaruh terhadap kegiatan ekspor dari Minaqu. Beberapa strategi memang sudah dikerahkan Minaqu untuk mengatasi persoalan itu, termasuk dengan switch market maupun mengembangkan produk baru.

Yasmin bersyukur, Minaqu masih bisa bertahan di tengah goncangan di dunia ekspor tersebut. Mereka juga tak surut untuk terus berbagi.

“Justru harus semakin gencar (berbagi),” sambungnya.

Tak ketinggalan, Yasmin mengajak anak-anaknya ke kantor Minaqu untuk menanamkan kegiatan berbagi sejak dini. Dengan begitu, ia bisa mencontohkan bagaimana cara bersyukur paling sederhana. Bukan ketika kita punya segalanya, melainkan ketika kita mampu berbuat baik bagi sesama.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here