Satpol PP Lakukan Pendataan Bangli Berdiri Diatas Saluran Irigasi

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Kabupaten Bogor · 3 Agu 2022 19:11 WIB

Satpol PP Lakukan Pendataan Bangli yang Berdiri Diatas Saluran Irigasi


 Satpol PP Kabupaten Bogor saat Melakukan Pendataan Terhadap Bangunan Liar. (Haerudin/Bogordaily.net) Perbesar

Satpol PP Kabupaten Bogor saat Melakukan Pendataan Terhadap Bangunan Liar. (Haerudin/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, melakukan pendataan bangunan liar (Bangli) yang berdiri di atas saluran irigasi di Jalan Raya Tanjungsari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor pada Rabu, 3 Agustus 2022

Wawan Darmawan, Kabid Penegakan Perundang Undangan Satpol PP Kabupaten Bogor mengatakan, pihaknya melalukan pendataan kesejumlah bangli  yang berdiri diatas lahan irigasi.

Kita lakukan pendataan hingga teguran kepada pemilik bangunan yang berdiri dilahan irigasi. Ucapnya Kepada Wartawan

Selanjutnya saat melalukan pendataan, para personil Satpol PP pun kaget bukan kepalang, diteriaki oleh warga yang menolak dilakukan pendataan dengan alasan bakal merugikan warga.

“Iya tadi sempat ada terikan dari warga, yang jelas intinya menolak untuk didata, apalagi dibongkar

Ia pun menjelaskan, kedatangannya para penegak perda ditolak sejumlah warga, namun pendataan hingga teguran kepada masyarakat terus dilakukan.

Sudah masuk teguran kedua, seandainya tidak dihiraukan, pastinya ada tindakan lebih lanjut, mulai dari peringatan tiga hingga dilakukan pembongkaran

Wawan Darmawan mengakui keberadaan bangunan ini mengganggu saluran irigasi yang mengalir Ke persawahan.

Banyak petani yang mengeluhkan bangunan liar ini membuat air jadi tersumbat, dampaknya kelahan pertanian, kalau hujan besar jadi banjir

Masih kata Wawan Darmawan, dalam waktu dekat ini, pihaknyapun akan berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya seperti PUPR untuk mengambil langkah penindakan selanjutnya.

Yang jelas menunggu SP 3 peringatan terakhir, bila masih dan tidak digubris oleh warga pastinya pembongkaran lah dilakukan. pungkasnya.

(Haerudin)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Geger, Ngambang di Sungai, Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Bogor

28 September 2022 - 14:41 WIB

Penjual Bayi di Ciseeng Bogor Ditangkap

28 September 2022 - 14:04 WIB

Alumni Pesantren Bukan Hanya Pandai Mengaji, Namun Bisa Jadi Menteri

28 September 2022 - 08:28 WIB

pesantren

Plt. Bupati Bogor Ingatkan Pentingnya PTSL dan Tata Ruang

28 September 2022 - 05:53 WIB

pentingnya PTSL

Laga Timnas di Stadion Pakansari, Membawa Berkah Bagi Para Penjual Kaos

27 September 2022 - 22:44 WIB

Kisruh Soal Somasi, Es Teh Indonesia Akui Sudah Berdamai

27 September 2022 - 21:55 WIB

es teh somasi
Trending di Kabupaten Bogor