Serangan Pesawat Tak Berawak ke Markas Armada Laut Hitam

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Internasional · 1 Agu 2022 16:06 WIB

Serangan Pesawat Tak Berawak ke Markas Besar Armada Laut Hitam, Lima Tentara Rusia Terluka


 Korvet anti-kapal selam Rusia, Muromets, menembakkan rudal selama parade Hari Angkatan Laut di pelabuhan Laut Hitam Sevastopol, Crimea, Ahad, 26 Juli 2020. (Tempo/Bogordaily.net) Perbesar

Korvet anti-kapal selam Rusia, Muromets, menembakkan rudal selama parade Hari Angkatan Laut di pelabuhan Laut Hitam Sevastopol, Crimea, Ahad, 26 Juli 2020. (Tempo/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Markas Armada Laut Hitam di kota pelabuhan Sevastopol di Krimea terkena serangan pesawat tak berawak, Minggu 31 Juli 2022. Mengakibatkan lima tentara Rusia terluka.

Hal itu membuat Rusia memaksa pihak berwenang untuk membatalkan perayaan yang direncanakan untuk memperingati Hari Angkatan Laut.

Serangan yang terjadi pada pagi hari di halaman gedung armada di pusat kota kitu dilaporkan oleh Mikhail Razvozhayev, kepala pemerintahan lokal Rusia di Sevastopol, Krimea, yang diduduki Rusia dan kemudian dianeksasi pada 2014.

“Sebuah benda tak dikenal terbang ke halaman markas armada, menurut data awal. Benda itu adalah drone. Lima orang karyawan markas armada terluka, dan sejauh ini tidak ada korban jiwa,” katanya, dikutip dari RMOL, Senin 1 Agustus 2022.

Razvozhayev memerintahkan pembatalan parade dan mendesak warga untuk tinggal di rumah.

Juru bicara komando selatan Ukraina, Natalia Gumenyuk, tidak mengkonfirmasi keterlibatan Ukraina dalam serangan itu.

Dia hanya mengatakan; ” Ukraina sedang melakukan operasi untuk membebaskan wilayah yang diduduki Rusia dengan menargetkan fasilitas militer Rusia yang ada di dalam Ukraina, bukan Rusia!” katanya sambil menegaskan bahwa Krimea adalah bagian dari Ukraina.

Armada Laut Hitam mengatakan beberapa orang terluka oleh pecahan kaca dari ledakan itu.

Namun, tidak ada nama atau pangkat yang diberikan untuk mereka yang terluka dalam serangan itu, dan laporan medan perang tidak dapat diverifikasi secara independen.

Sevastopol berada di ujung selatan Krimea dan terletak ratusan mil dari garis depan, sehingga kemungkinan besar serangan itu diluncurkan dari wilayah yang dikuasai Rusia.

Seorang juru bicara armada Laut Hitam menyebut pesawat tak berawak itu “buatan sendiri” dan mengatakan pesawat itu membawa bahan peledak kecil di dalamnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Pengumuman Putin: Rusia Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

1 Oktober 2022 - 08:18 WIB

Dituduh Lecehkan Anak-anak, Vatikan Jatuhkan Sanksi untuk Uskup Belo

30 September 2022 - 18:42 WIB

Tok! Thailand Legalkan Aborsi di Usia Kehamilan 20 Minggu

30 September 2022 - 17:31 WIB

Thailand legalkan Aborsi

Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

30 September 2022 - 17:26 WIB

Koin Raja Charles III

Ngeri! Bom Meledak saat Siswa di Afghanistan Ujian, 19 Orang Tewas

30 September 2022 - 15:41 WIB

Meja Bundar Jadi Saksi, PBB Bahas Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Rusia

30 September 2022 - 11:14 WIB

Pipa Gas Nord Stream
Trending di Internasional