Soal Harga Tiket Pulau Komodo, RR : Wajar Warga Nolak

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Wisata · 3 Agu 2022 20:24 WIB

Soal Harga Tiket Pulau Komodo, RR: Wajar Warga Nolak


 Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli angkat bicara menanggapi tindakan kekerasan pihak kepolisian dalam merespons protes warga mengenai harga tiket Pulau Komodo yang dianggap mahal.

Diketahui, pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur atau NTT menaikkan tarif tiket masuk Pulau Komodo dan Pulau Padar menjadi Rp3,75 juta per orang.

Padahal, sebelumnya biaya masuk Taman Nasional Komodo untuk ke tiga pulau Komodo, Padar, dan Rinca berkisar Rp200.000 per orang.

Menanggapi hal tersebut, warga setempat yang bergantung dan menjalankan aktivitas pariwisata di daerah itu protes dengan melakukan aksi mogok massal.

Rizal Ramli mengatakan kenaikan harga tiket Pulau Komodo sebesar Rp3,75 juta nyaris sama dengan harga tiket Disney Land selama dua hari.

Menurut Rizal Ramli, kenaikan harga tiket tersebut akan merugikan pariwisata di kawasan Flores, NTT.

Karena sebab itulah, kata dia, merupakan hal yang wajar apabila warga melakukan aksi protes terkait harga tiket masuk Pulau Komodo yang dinilai mahal itu.

“Protest rakyat terhadap mahalnya tiket ke Taman Komodo (Rp3,5 juta — nyaris sama dengan tiket 2 hari masuk Disney Land ($255)),” kata Rizal Ramli dalam cuitannya di media sosial Twitter, Selasa 2 Agustus 2022, dikutip dari Kompas, Rabu 3 Agustus 2022.

Rizal pun menyayangkan aksi protes warga terkait harga tiket justru dihadapi dengan kekerasan oleh pihak kepolisian.

Menurutnya, menanggapi protes warga tersebut, seharusnya tidak perlu repot. Pemerintah hanya perlu menurunkan harga tiket masuk objek wisata tersebut.

“Kok dihadapi dgn kekerasan ? Protes itu masuk akal krn akan merugikan parawisata di Flores. Tinggal turunin harga tiketnya, gitu aja kok repot,” ujar Rizal.***

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Asik! Tebet Eco Park Kembali Dibuka untuk Umum Hari Ini

15 Agustus 2022 - 06:33 WIB

Tebet Eco Park

Kaya Akan Destinasi Wisata, Air Terjun Tirta Buana Bali Jadi Buruan Para Turis

13 Agustus 2022 - 09:51 WIB

Air Terjun Tirta Buana Bali

Perosotan Seru di Rainbow Slide Lembang, Ini Harga Tiket Masuk dan Lokasinya

12 Agustus 2022 - 21:37 WIB

Harga Tiket Rainbow Slide Lembang

Ulasan Lengkap, Harga Tiket, Jam dan Fasilitas Taman Fathan Hambalang Bogor

12 Agustus 2022 - 16:49 WIB

Indahnya, Destinasi Wisata Khusus Muslim di Australia, Ada Istana dan Berlimpah Makanan Halal

11 Agustus 2022 - 16:49 WIB

Atlas Beach Fest, Tempat Mewah Menikmati Pantai Indah di Bali

11 Agustus 2022 - 15:01 WIB

Trending di Wisata