Sosok Pauline Hanson, Senator Australia yang Sebut Bali Penuh Kotoran Sapi

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Tokoh · 7 Agu 2022 12:11 WIB

Sosok Pauline Hanson, Senator Australia yang Sebut Bali Penuh Kotoran Sapi


 Pauline Hanson. (NCA NewsWire/Gary Ramage/News.com.au/Bogordaily.net)
Perbesar

Pauline Hanson. (NCA NewsWire/Gary Ramage/News.com.au/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Senator Australia, Pauline Hanson menjadi perhatian lantaran heboh pasca mengomentari Bali. Ia menyebut Bali penuh dengan kotoran sapi. Pernyataan itu pun membuat kontroversi. Lantas, siapa Pauline Hanson? Dilansir Suara.com berikut profil Pauline Hanson.

Pauline Hanson merupakan politikus Australia yang dikenal dengan pandangan kontroversialnya akan ras dan imigrasi. Pauline Hanson lahir pada 27 Mei 1954 di Brisbane, Queensland, Australia.

Pada tahun 2016, warga Muslim di Queensland menilai Hanson telah bersikap rasis kepada mereka. Hal tersebut merupakan respon dari imbauan Hanson soal mengakhiri imigrasi Muslim di Australia.

Hanson dikenal sebagai politikus sayap kanan dengan pandangan populis radikal, pandangan dan sikapnya kerap dimiripkan seperti Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

Aliran populis radikal sendiri memandang imigran dan pengungsi sebagai ancaman terhadap keamanan, keselamatan, dan budaya tertentu. Menurut pandangannya, Hanson yang bukan asli Australia harus mengasimilasi atau menganut nilai dan budaya Australia. Jika tidak, lebih baik pergi dari negara tersebut.

Ia juga merupakan salah satu pendiri partai Satu Negara. Hanson menjadi pemimpin partai tersebut sejak tahun 1997 sampai tahun 2002, dan 2014 hingga saat ini.

Pauline Hanson diketahui memiliki empat orang anak. Sebelum terjun ke dunia politik, Hanson sempat membuka toko makanan fish and chip yang kemudian tutup pada awal tahun 1997.

Ia juga kabarnya sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Australia untuk Oxley, Queensland di tahun 1996. Selain itu, Hanson juga sempat terpilih sebagai Senat untuk Queensland pada tahun 2016, dan terpilih kembali pada tahun 2022.

Sebelumnya diberitakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, mengunggah pernyataan senator Australia tersebut. Dalam unggahannya itu, Sandiaga Uno menyebut bahwa pernyataan Hanson tidak berdasarkan pada fakta-fakta yang ada.

“Apa yang disampaikan seorang senator Australia @senatorpaulinehanson ini tidak berdasar pada fakta. Secara tegas dan lugas saya sampaikan untuk jangan pernah menghina Bali, ikon dan jantung pariwisatanya Indonesia. Saya ingin berterima kasih kepada Mr. Damian Hoo (@hoointheworld) seorang warga negara Australia yang langsung mematahkan statement Senator tersebut. Bali kini sudah bangkit dan lapangan kerja sudah kembali tercipta. Jangan ganggu ketenangan, apalagi kepulihan ekonomi kami dengan ucapan yang tidak benar.

Oiya, fyi.. Bali bukanlah negara.. pasti dulunya bukan anak IPS. Lain kali dicek dulu ya di mbah google. Matur suksma.. #itstimeforbali.” tulis Sandiaga Uno.

Dalam video yang diunggah oleh Sandiaga Uno, Pauline Hanson terlihat menjabarkan kondisi Bali berdasarkan pasangannya.

“Bali berbeda dengan negara lain karena sapi bebas berjalan dimana-mana, kotoran sapi bertebaran dan orang berjalan di atasnya,” kata Pauline Hanson.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sosok Devina Kirana, Pesinetron yang Terseret Kasus Selingkuh Rizky Billar

30 September 2022 - 21:51 WIB

​Profil Ade Irma Suryani, Putri A.H. Nasution yang Tertembak Saat Peristiwa G30S/PKI

30 September 2022 - 15:33 WIB

Ade Irma Suryani

Sosok Johanis Tanak, Pengganti Lili Pintauli Siregar

29 September 2022 - 08:56 WIB

sosok Johanis Tanak

Profil Febri Diansyah, Eks Jubir KPK yang Kini Jadi Pengacara Putri Candrawathi

28 September 2022 - 16:51 WIB

Rasamala Aritonang, Eks Penyidik KPK yang Kini Jadi Pengacara Ferdy Sambo

28 September 2022 - 16:20 WIB

Sosok Giorgia Meloni, PM Perempuan Pertama di Italia

27 September 2022 - 08:12 WIB

sosok Giorgia Meloni
Trending di Tokoh