Tertinggi dalam Sebulan, Harga Emas Dunia Makin Berkilau

Menu

Mode Gelap
Pakai Mobil Mercy, Perempuan Ini Maling Cokelat di Minimarket Gereja di Mesir Kebakaran, 41 Tewas Termasuk 18 Anak-anak Jadwal dan Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Senin 15 Agustus 2022 Pencuri Jadi Bulan-bulanan Warga, Sempat Todong Pistol Bharada E Dipastikan Aman di Rutan Bareskrim Polri

Ekonomi · 5 Agu 2022 10:16 WIB

Tertinggi dalam Sebulan, Harga Emas Dunia Makin Berkilau


 Ilustrasi emas.(Pixabay/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi emas.(Pixabay/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Harga emas kembali naik. Pada perdagangan Jumat, 4 Agustus 2022 pagi, harga emas dunia di pasar spot berada di US$ 1.792,09 per troy ons. Harga emas menguat 0,06% sekaligus jadi yang tertinggi sejak 4 Juli.

Dalam sepekan sebagaimana dilansir CNBC Indonesia, harga emas menguat 1,52% secara point to point. Dalam sebulan, harga emas juga naik 1,57% tetapi dalam setahun masih turun 0,66%.

David Meger, dari High Ridge Futures, mengatakan harga emas terus melambung karena krisis di wilayah Taiwan. Pelemahan yield surat utang pemerintah Amerika Serikat (AS) dan dolar AS juga semakin mendorong penguatan emas.

Seperti diketahui, China meluncurkan latihan perang besar-besaran di Selat Taiwan, Kamis 4 Agustus 2022. Latihan ini melibatkan kapal perang, jet tempur, dan rudal-rudal China.

China meluncurkan latihan militer skala besar itu setelah Ketua DPR AS Nancy Pelosi berkunjung ke pulau yang memiliki pemerintahan sendiri dalam 25 tahun tersebut. Hal ini membuat China marah lantaran dianggap mendukung kemerdekaan Taiwan.

“Kita lihat ketegangan AS dan China menambah daya dorong bagi pergerakan emas. Emas terus menguat,” tutur Meger, kepada Reuters.

Yield surat utang pemerintah AS tenor 10 tahun melandai ke 2,69% atau terendah dalam tiga hari terakhir. Sementara itu, Dollar Index berada di 105,69 atau terendah dalam tiga hari terakhir.

Pelemahan dollar AS sangat menguntungkan emas karena emas menjadi lebih murah sehingga daya tariknya meningkat.

“Yield terus melandai dan dolar AS juga melemah dalam beberapa hari terakhir. Ini menjadi kunci penting dalam penguatan emas,” imbuhnya.

Analsi OANDA Craig Erlam mengatakan pergerakan emas hari ini akan bertumpu pada data tenaga kerja AS.***

(Riyaldi Suhud)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Transformasi Digital Jai Kunci UMKM Pulih dan Tahan Resesi

15 Agustus 2022 - 09:32 WIB

UMKM Pulih

SMESCO Indonesia Gandeng PT Jaya Hotel Lestari Pulihkan Ekonomi Melalui Sektor Perhotelan

14 Agustus 2022 - 08:08 WIB

SMESCO Indonesia

Segini Lagi Loh Stok Pertalite di DKI, Banten, dan Jabar

13 Agustus 2022 - 22:33 WIB

Sailendra Residence, Pilihan Utama Hunian di Kota Bogor

13 Agustus 2022 - 21:05 WIB

Serbu! Harga Emas Pecahan Antam Hari Ini Turun, Sabtu 13 Agustus 2022

13 Agustus 2022 - 09:07 WIB

Harga emas hari ini turun

Hybrid Bank Jadi Strategi BRI di Tengah Era Digitalisasi, Berikan Layanan Terbaik Bagi Semua Lapisan Masyarakat

13 Agustus 2022 - 08:59 WIB

Trending di Ekonomi