Waspada! Virus Baru Langya Ditemukan di China

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Internasional · 10 Agu 2022 09:52 WIB

Waspada! Virus Baru Langya Ditemukan di China


 Tes Covid-19 di China. (REUTERS/Bogordaily.net) Perbesar

Tes Covid-19 di China. (REUTERS/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–  Virus Langya yang menginfeksi manusia dilaporkan di China. Penemuan ini pun ini membuat pemerintah Taiwan memantau ketat persebaran virus yang diketahui telah mengenai 35 orang.

Dilansir CNN Indonesia, laporan terkait infeksi virus Langya terungkap dalam studi berjudul “A Zoonotic Henipavirus in Febrile Patients in China” yang dirilis pada Kamis, 4 Agustus 2022 lalu. Dalam studi ini, henipavirus baru yang berhubungan dengan penyakit penyebab demam pada manusia teridentifikasi di China.

The Taipei Times melaporkan studi tersebut mengidentifikasi 35 pasien dengan infeksi akut virus Langya di Provinsi Shandong dan Henan. Sebanyak 26 pasien hanya terinfeksi virus Langya, tanpa patogen lain.

Para pasien mengalami sejumlah gejala, yakni demam, kelelahan, batuk-batuk, kehilangan nafsu makan, nyeri otot, mual, sakit kepala, dan muntah-muntah.

Tak hanya itu, mereka mengalami penurunan sel darah putih, jumlah trombosit rendah, gagal hati, dan gagal ginjal.

Namun masih belum jelas apakah virus ini dapat ditularkan dari hewan ke manusia.

Sementara itu melihat kemunculan virus ini, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan menuturkan pihaknya memantau ketat perkembangan virus tersebut, dikutip dari Focus Taiwan.

Wakil Direktur Jenderal CDC Taiwan, Chuang Jen Hsiang, menuturkan bahwa badan itu bakal segera menerapkan standar prosedur sekuensi genom untuk laboratorium domestik pulau itu. Pihak CDC juga bakal memperkuat pemantauan.

Newsweek sebelumnya menyebut virus Langya termasuk dalam keluarga henipavirus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengidentifikasi kelompok virus tersebut dalam kelompok keamanan biologis Level 4, pun memiliki tingkat kematian berkisar 40 sampai 75 persen.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Pengumuman Putin: Rusia Resmi Caplok 4 Wilayah Ukraina

1 Oktober 2022 - 08:18 WIB

Dituduh Lecehkan Anak-anak, Vatikan Jatuhkan Sanksi untuk Uskup Belo

30 September 2022 - 18:42 WIB

Tok! Thailand Legalkan Aborsi di Usia Kehamilan 20 Minggu

30 September 2022 - 17:31 WIB

Thailand legalkan Aborsi

Inggris Luncurkan Koin Resmi Bergambar Raja Charles III

30 September 2022 - 17:26 WIB

Koin Raja Charles III

Ngeri! Bom Meledak saat Siswa di Afghanistan Ujian, 19 Orang Tewas

30 September 2022 - 15:41 WIB

Meja Bundar Jadi Saksi, PBB Bahas Kebocoran Pipa Gas Nord Stream Rusia

30 September 2022 - 11:14 WIB

Pipa Gas Nord Stream
Trending di Internasional