Cewenya Orang Bogor, Pemeran Video Mesum Berbaju Adat Bali Ditangkap

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Nasional ยท 23 Sep 2022 01:23 WIB

Cewenya Orang Bogor, Pemeran Video Mesum Berbaju Adat Bali Ditangkap


 Sejoli pembuat video mesum berpakaian adat Bali ditangkap oleh Polda Bali. (I Wayan Sui Suadnyana/detikcom) Perbesar

Sejoli pembuat video mesum berpakaian adat Bali ditangkap oleh Polda Bali. (I Wayan Sui Suadnyana/detikcom)

Bogordaily.net – Pemeran video mesum berbaju adat Bali di mobil yang sempat viral berhasil ditangkap polisi. Pemeran perempuannya ternyata orang Bogor.

Keduanya adalah MM (28) dan DHNL (26), pemeran video mesum berpakaian adat di dalam mobil di Bali, mengaku baru kenal sejak Agustus 2022. Mereka kenal melalui akun media sosial (medsos) Twitter.

“(Kenal) dari tanggal 16 Agustus. (Kenal lewat) media sosial Twitter,” kata MM, pemeran pria, saat dihadirkan dalam konferensi pers di Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis 22 September 2022.

MM mengatakan status hubungan antara dirinya dengan perempuan dari Bogor berinisial DHNL itu adalah friend with benefits (FWB). WFB merupakan hubungan pertemanan lawan jenis yang berorientasi pada seksual, hingga terjadi video mesum berbaju adat Bali itu.

“(Hubungannya) seperti yang ditanya tadi, friend with benefits,” ungkapnya.

Adapun video seks di dalam mobil tersebut mereka lakukan atas dasar sesama suka. Mereka berdua yang berinisiatif untuk melakukan adegan seksual tersebut.

“Secara jujur kami akui, kedua belah pihak (saling menginginkannya)” ungkap MM.

Sementara itu, perempuan berinisial DHNL berasal dari Bogor dan tinggal di Depok. Ia ke Bali dalam rangka liburan selama satu bulan.

“(Saya ke Bali untuk) liburan. (Liburan selama) satu bulan,” terangnya.

Kabid Humas Kepolisian Daerah Bali Komisaris Besar Polisi Stefanus Satake Bayu Setianto menyatakan dua pelaku pembuat dan pengedar video tersebut tidak memiliki hubungan selain pertemanan biasa. Pelaku pria berasal dari Sesetan, Bali, sementara pelaku wanita berasal dari Bogor.

“Pelaku berhasil ditangkap, laki-laki MMDI (28) asal dari Denpasar, sedangkan perempuannya adalah DNL (26) berasal dari Bogor, tinggalnya di Depok, dan sekarang sudah diamankan di Polda Bali,” kata Stefanus Satake Bayu Setianto saat menggelar jumpa pers di Lobi Ditreskrimsus Polda Bali.

Satake Bayu mengatakan modus yang digunakan kedua tersangka dalam kasus tersebut adalah membuat video kemudian men-share ke grup yang memiliki kesamaan orientasi seksual, siapa saja dapat melakukan tindakan serupa dengan pasangan yang dikenal di dalam grup tersebut.

Dari keterangan kedua pelaku, polisi menyatakan pada mulanya kedua pelaku berkenalan awal melalui aplikasi Twitter, kemudian berteman. Seiring dengan perjalanan waktu, keduanya memiliki keinginan untuk melakukan hal tidak senonoh tersebut.

Pada mulanya, video yang direkam melalui ponsel pelaku wanita tersebut dibuat hanya untuk memuaskan fantasi semata. Tetapi, kemudian muncul niat untuk mempublikasikan video tersebut melalui aplikasi Twitter.

Setelah melakukan tindakan tersebut, pihak perempuan membagikannya ke media sosial melalui akun Twitternya atas persetujuan sang lelaki.

Adapun barang bukti yang diamankan penyidik Direktorat Reserse Krimininal Khusus Polda Bali berupa dua buah HP, pakaian adat Bali yang dikenakan pelaku, jam tangan, satu buah kendaraan yang digunakan pelaku.

Atas perbuatan tersebut, kedua tersangka dijerat dengan UU ITE Pasal 27 ayat 1 juncto Pasal 45 ayat 1 UU No 19 Tahun 2016 dan Pasal 4 juncto Pasal 29 UU Pornografi No 44 Tahun 2008 dengan ancaman hukuman kurungan maksimal 12 tahun dan denda maksimal Rp 6 miliar.***

Sumber: detik.com

Artikel ini telah dibaca 400 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tembok MTSN 19 Roboh Gegara Banjir, 3 Siswa Meninggal Dunia

6 Oktober 2022 - 22:11 WIB

tembok MTSN 19 roboh

Tok! Ini 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

6 Oktober 2022 - 21:01 WIB

Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Situs Web JW.ORG Bantu Orang Tua Tangani Depresi Anak

6 Oktober 2022 - 16:34 WIB

depresi anak

Army Indonesia Donasi Ratusan Juta untuk Kanjuruhan

6 Oktober 2022 - 12:35 WIB

Info Lengkap Hasil Seleksi Pendamping Desa 2022: Cara Cek dan Besaran Gajinya

6 Oktober 2022 - 12:07 WIB

seleksi Pendamping Desa 2022

Syarat dan Cara Membuat Paspor Terbaru, Masa Berlaku Jadi 10 Tahun

6 Oktober 2022 - 11:16 WIB

Trending di Nasional