DHBPRD untuk 416 Desa di Kabupaten Bogor Meningkat

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Kabupaten Bogor ยท 30 Sep 2022 13:04 WIB

DHBPRD untuk 416 Desa di Kabupaten Bogor Meningkat


 Dana Hasil Bagi Pajak Retribusi Daerah (DHBPRD) yang dibagikan tahun 2022. (Diskominfo Kab Bogor/Bogordaily.net) Perbesar

Dana Hasil Bagi Pajak Retribusi Daerah (DHBPRD) yang dibagikan tahun 2022. (Diskominfo Kab Bogor/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Dana Hasil Bagi Pajak Retribusi Daerah (DHBPRD) yang dibagikan tahun 2022 adalah yang tertinggi. Bappenda telah melakukan evaluasi dengan penghitungan ulang secara keseluruhan yang totalnya mencapai Rp222,4 miliar atau meningkat Rp56,2 miliar dari tahun 2021.

Kepala Bidang Penagihan, Keberatan dan Pengawasan Pendapatan Daerah pada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, Gandi Putra Siregar mengatakan, BHPRD bersumber dari 10 komponen pajak daerah dan retribusi persetujuan bangunan gedung (PBG).

Menurutnya, BHPRD dihitung dengan mempertimbangkan hasil penerimaan pajak daerah dan retribusi daerah yang terdapat pada masing-masing desa. Artinya, penerimaan BHPRD oleh desa sangat dipengaruhi oleh penerimaan pajak daerah dan retribusi PBG di desa terkait.

“Sehingga penerimaan DHBPRD tidak akan selalu sama untuk setiap tahun, bisa bertambah atau berkurang dibanding penerimaan tahun sebelumnya,” ujar Gandi,

Gandi menjelaskan, BHPRD dihitung berdasarkan penerimaan pajak dan retribusi di tahun sebelumnya sebesar 10 persen dari realisasi penerimaan pajak dan retribusi setelah dikurangi biaya insentif 5 persen dalam hal tercapai target. Komposisinya, 60 persen dibagi secara merata kepada seluruh desa dan 40 persen dibagi secara proporsional.

“Jadi ditetapkannya Perbup Nomor 70 tahun 2022 adalah agar setiap desa mendapatkan BHPRD sesuai haknya berdasarkan potensi di masing-masing desa, sehingga tidak ada desa yang dirugikan. Setelah dievaluasi memang ada yang perlu dikoreksi. Pemda tetap berkomitmen pendistribusian BPHRD ini sesuai haknya, sehingga tidak ada yang dirugikan,” tegasnya.

Ke depan, Bappenda juga bakal membuat aplikasi perhitungan BHPRD sehingga desa bisa mengakses dengan mudah. Sementara untuk meningkatkan pendapatan daerah, desa juga diharapkan ikut aktif mengenal potensi pajak dan retribusi daerah.***

(Riyaldi)

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi Youtube BogordailyTV

 

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Dua Rumah Rusak, Satu Keluarga di Cigombong Ngungsi Akibat Gempa Sukabumi

8 Desember 2022 - 17:41 WIB

Disperdagin Adakan Lomba Pasar Bersih, Pasar Cisarua Menang Kategori Best Of The Best & Raih Rp25 Juta

8 Desember 2022 - 17:35 WIB

Massa FSPMI Geruduk PT Kahuripan Raya, Tuntut Kejelasan PHK Sepihak

8 Desember 2022 - 16:25 WIB

Penimbunan BBM Bersubsidi di Gunung Putri, Mahasiswa Demo Tuntut Usut Keterlibatan Bripka Y

8 Desember 2022 - 16:14 WIB

Polisi Himbau Kendaraan Besar Tak Melintasi Area Jembatan Cikereteg Caringin

8 Desember 2022 - 16:02 WIB

Jembatan Cikereteg Amblas, Polisi: Kendaraan Besar Lewat Tol Bocimi

8 Desember 2022 - 15:31 WIB

Trending di Kabupaten Bogor